Sudah Berlabel SNI, Minyak Makan Merah Aman Dikonsumsi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 09 Nov 2022 13:57 WIB

Sudah Berlabel SNI, Minyak Makan Merah Aman Dikonsumsi

i

Deputi Bidang Perkoperasian KemenkopUKM Ahmad Zabadi.

SURABAYAPAGI, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menyatakan bahwa produk minyak makan merah telah mendapat label Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dengan Nomor SNI 9098 tahun 2022. Maka dari itu, minyak makan merah dipastikan aman dikonsumsi.

Deputi Bidang Perkoperasian KemenkopUKM Ahmad Zabadi mengatakan, telah ditetapkan di dalam SNI tersebut bahwa minyak makan merah hanya diproduksi oleh koperasi petani sawit.

Baca Juga: Kerja Sama Pengembangan UMKM dan Koperasi Diperkuat

"SNI menyebutkan secara khusus minyak makan merah produksi dari koperasi petani sawit, kalau nanti berjalan produksi kita, tidak boleh di luar koperasi," kata Zabadi dalam konferensi pers di KemenkopUKM, Selasa (8/11/2022).

Zabadi menegaskan, Kemenkop-UKM tidak akan mengakui minyak makan merah di luar produksi koperasi. Karena menurutnya, hal tersebut sama dengan produk ilegal.

Baca Juga: Pro Kontra, Warung Madura yang Viral Buka 24 Jam Bisa Raup Cuan Fantastis

"Nanti kemudian produk minyak makan merah di luar koperasi dipastikan ilegal. SNI sudah sebutkan gitu, ini khusus. SNI khusus minyak makan merah produksi koperasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Zabadi menjelaskan, produksi minyak makan merah ini dalam tahap pembangunan pabrik. Nantinya pabrik tersebut akan dikelola oleh koperasi petani sawit. Program Kemenkop dan UKM ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah kepada petani sawit, dari hulu hingga hilirnya.

Baca Juga: Produk UMKM Bakal Penuhi Kebutuhan di IKN, Kemenkop: UKM Kita Bagus

"Ini mohon tidak dimaknai sebagai bentuk diskriminatif atau monopoli, saya kira tidak. Tapi lebih kepada upaya kita ingin meningkatkan kesejahteraan petani dan mereka terlibat di industri sawit dari hulu-hilir," tuturnya

Menurut Zabadi, pabrik minyak makan merah ditargetkan mulai memproduksi pada Januari tahun 2023. Saat disinggung mengenai harga jual minyak makan merah, Zabadi menuturkan sekitar Rp9.000 sampai Rp12.000. Namun, belum ada kepastian berapa harga jual minyak makan merah. jk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU