SMPN 2 Sapeken Kab Sumenep, Program Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Keberlanjutan dari K13

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Sekolah SMPN 2 Sapeken Kab. Sumenep, Endy Winarko, S.Pd saat ditemui reporter Surabaya pagi. SP/Ainur Rahman
Kepala Sekolah SMPN 2 Sapeken Kab. Sumenep, Endy Winarko, S.Pd saat ditemui reporter Surabaya pagi. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Sekolah SMPN 2 Sapeken, Kab. Sumenep, Endy Winarko S.Pd, mengaku Program IKM itu masih terbilang baru dalam metode pembelajaran di sekolah, dan program IKM merupakan bentuk perpanjangan dari K 13.

Menurutnya, saat ini masih sedikit sekolah yang menggunakan program IKM, karena sosialisasinya menggunakan jaringan internet, jadi ada keterbatasan jaringan khusus di kepulauan

"Program IKM itu masih terbilang baru, dan metode aplikasinya menggunakan jaringan, jadi untuk dikepulauan masih terkendala dengan jaringan, makanya program IKM itu, tidak semua guru mengetahui metode mengajarnya, jadi masih terus dilakukan sosialisasi pengenalan tentang program IKM tersebut," katanya kepada Surabaya Pagi.

Namun kata dia, di dalam program IKM itu, ada hal yang menarik bagi siswa dalam beraktifitas, sebab dalam program IKM itu, di dalamnya ada istilah P5,  yakni  profil program Pelajar  Pancasila.

Dikatakan Kepsek, Di SMPN 2 Sapeken, sudah pernah melaksanakan beberapa program kegiatan sosial,  keagamaan dan pesta Demokrasi seperti pemilihan ketua OSIS.

"Nah untuk kelas VII, kita sudah melaksanakan P5 itu, kegiatan projek sekolah yang diprogramkan selama tiga tahun kedepan, kegiatan sosial, keagamaan, dan kebudayaan," tegasnya.

Makanya,  dalam program IKM khusus para guru pengajar harus menguasai materi sesuai dengan mata pembelajarannya, dan wajib untuk mendownload aplikasi platform merdeka mengajar (PMM)

Selain itu juga para guru pengajar di SMPN  2 Sapeken, harus lebih aktif untuk mengikuti kegiatan workshop tentang pentingnya menggunakan kurikulum merdeka melalui Webinar dan zoom meeting.

Dikatakan Kepsek, program Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) itu lebih dominan siswa menguasai kelas, sementara Kurikulum 13 (K13) dengan metode guru ceramah dan lebih dominan menguasai kelas.

"Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) itu siswa lebih aktif di kelas, artinya 75% menguasai kelas dan guru hanya sebagai pembimbing, jika K13 dengan metode ceramah lebih banyak guru yang menguasai kelas," jelasnya

"Saya hanya berharap, semua guru pengajar benar-benar menguasai materi mengajar, sehingga dengan mudah memberikan gambaran dan metode bagi siswa, baik dalam memberikan praktek dan nalar belajarnya," imbuhnya.

Ia juga memberikan gambaran, kepada para guru, perihal mendekati siswa agar termotivasi belajar sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya, dengan tujuan agar siswa senang belajar.

“Semoga Progran IKM mampu menjadikan siswa lebih produktif dan lebih semangat belajar baik di dalam kelas maupun diluar kelas,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…