ANALISA BERITA

Nasdem-PKS-Demokrat Kesulitan Tentukan Nama Cawapres

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agung Baskoro, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis
Agung Baskoro, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis

i

SURABAYAPAGI, Surabaya  - Batalnya deklarasi koalisi dan pengumuman siapa yang bakal mendampingi Anies di posisi bakal Calon wakil presiden (cawapres), semakin memperkuat asumsi sulitnya ketiga parpol, yakni Nasdem, Demokrat dan PKS, menemukan nama pemersatu yang akan mendampingi Anies.

Kesulitan menemukan sosok cawapres Anies ini, justru akan mempersulit soliditas koalisi Nasdem-PKS-Demokrat mengkristal menjadi Koalisi Perubahan Indonesia (KPI).

Titik temu Nasdem-PKS-Demokrat dalam menentukan cawapres Anies sangat mempengaruhi soliditas koalisi ini. Menurut saya, memutuskan nama cawapres Anies akan menjadi pekerjaan terberat, apalagi bila harus sesuai dengan kriteria Anies.

Yakni sosok yang bisa mendongkrak suara, mampu menyolidkan koalisi, dan mampu memimpin agar koalisi ini tak layu sebelum berkembang

Jika akhirnya, koalisi ini berujung bubar sebelum terbentuk, hanya karena sulit menemukan sosok cawapres Anies, maka saya melihat, memang ada lobi tingkat tinggi, untuk membubarkan KPI ini.

Dan bila itu terbukti, maka semakin dekat arahan bahwa pemilu esok paket pemilih hanya dua pasang saja yang semuanya bermuara pada Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) atau Koalisi Indonesia Raya (KIR).

Menurut saya, hal itu bukan tidak mungkin. Karena tekanan ke Nasdem setelah partai besutan Surya Paloh ini mendeklarasikan Anies sebagai capres sangat besar. Berbagai lembaga survei memprediksi penurunan suara Nasdem, bahkan ancaman resuffle kabinet dari menteri Nasdem pun terus dimunculkan.

Terbaru, bahkan Presiden Joko Widodo tidak menghadiri HUT Partai Nasdem pada Jumat (11/11/2022) lalu, bahkan ucapan video dari Jokowi-pun tidak ada. Realitas politik tadi semakin memperkuat dugaan banyak kalangan bahwa hubungan Nasdem - Presiden Jokowi sedang berada di titik terendah (down) setelah selama ini berlangsung intim (up).

Sayangnya relasi tersebut bertepuk sebelah tangan. Karena sebagaimana pidato Ketua Umumnya, Surya Paloh, masih menganggap Presiden Jokowi sebagai teman, namun sebaliknya ini tak bersambut oleh Jokowi.

Saya menilai, Jokowi sepertinya benar-benar tidak ingin meng-endorse Anies di acara HUT Nasdem tersebut, sebagaimana Jokowi lakukan kepada Prabowo dan Airlangga di beberapa kesempatan. Sehingga dimaknai, Jokowi juga tidak ingin Nasdem mendapatkan Coat Tail Effect dari Anies, bila sanjungan itu disampaikan Jokowi, layaknya sanjungan Jokowi kepada Prabowo dan Airlangga.

Langkah Nasdem itu menemui jalan terjal, terlebih ketika sosok Anies dianggap ‘antitesis’ Presiden Jokowi.

Maka, saya menilai bila akhirnya Nasdem menyerah dan koalisi tiga parpol ini layu sebelum berkembang, publik secara keseluruhan harus siap kembali dengan skema dua poros koalisi atau lebih, tanpa ada parpol yang mendukung Anies. Walaupun Agung masih meyakini, drama utak-atik koalisi ini akan terus berlanjut, dan bisa saja hal itu tidak terbukti.

Sebab, saya masih menimbang, KIB saat ini bisa jadi semakin solid, dan Nasdem sejak awal telah menghasilkan tiga nama rekomendasi, sebelum resmi memutuskan nama Anies. Namun dalam kontes elektoral yang ketat dan tarikan politik yang kuat, semua hal masih bisa terjadi.

Termasuk muncul tsunami politik atau keadaan luar biasa yang mengubah konstelasi politik koalisi saat ini, baik di partai maupun kepada capres-capresnya.

(Lewat keterangannya, Minggu (13 November 2022).

Berita Terbaru

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…