Pakar: Trik Hilangkan Perut Buncit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Perut buncit dan berat badan berlebih bisa membawa beberapa risiko bagi kesehatan. Kabar baiknya, sebuah kebiasaan makan bisa secara efektif membantu menurunkan berat badan sekaligus mengurangi lemak di perut.

Trik menurunkan berat badan sekaligus mengurangi lemak perut ini diungkapkan dalam studi pada Cell Reports Medicine. Studi ini melibatkan 162 partisipan yang dibagi menjadi empat kelompok.

Pada kelompok pertama, sebanyak 44 partisipan memilih menerapkan pola makan dengan restriksi waktu. Di kelompok kedua, sebanyak 47 partisipan memilih untuk menjalani diet rendah karbohidrat.

Sebanyak 44 partisipan dalam kelompok ketiga memilih kombinasi pola makan dengan restriksi waktu dan diet rendah karbohidrat. Mereka juga diminta untuk makan pada jendela waktu yang sudah ditentukan, yaitu pada jam 08.00-16.00 atau 12.00-20.00.

Partisipan lainnya dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Sedangkan para partisipan dalam ketiga kelompok sebelumnya diminta untuk menjalani perubahan pola makan yang mereka pilih selama tiga bulan.

Setelah tiga bulan, tim peneliti menemukan bahwa seluruh kebiasaan makan yang diterapkan oleh tiga kelompok dalam studi berhasil memicu penurunan berat badan. Akan tetapi, hanya pengaturan makan dengan restriksi waktu yang bisa menyebabkan pengurangan lemak perut atau lemak visceral.

"Saya pikir ini kabar baik untuk orang-orang yang mengalami obesitas atau sindrom metabolik," ujar ahli gizi dan pakar kesehatan di Easy Kitchen Guide, Lori Walker, seperti dilansir EatThis, Sabtu (12/11/2022).

Yang tak kalah menarik, diet dengan restriksi waktu bisa membantu penurunan berat badan tanpa menghitung kalori. Menurut Walker, hal ini bisa terjadi karena restriksi waktu dapat membantu mengontrol seberapa banyak makanan yang dikonsumsi oleh seseorang.

"Dengan makan pada jendela waktu tertentu, kecil kemungkinan Anda untuk makan berlebih," jelas Walker.hlt/det

Tag :

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…