Menteri Bahlil Klaim Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terbaik di G20

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

i

SURABAYAPAGI.COM, Nusa Dua - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di antara negara-negara G20. Di tengah gelapnya kondisi ekonomi global, ekonomi domestik mampu tumbuh 5,72 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal III/2022.

"Pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal III 2022 tumbuh 5,72 persen. Salah satu yang tebaik di negara G20," kata Bahlil dalam acara 'Launching & Introduction Bali Compendium & Sustainable Investment Guidelines', Bali, Senin (14/11).

Tercatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,72 persen pada kuartal ketiga tahun ini. Sementara, ekonomi Kanada hanya 4,6 persen pada periode yang sama.

Lalu, Meksiko 4,2 persen, China 3,9 persen, Korea Selatan 3,1 persen, dan Italia 2,6 persen. Kemudian, Uni Eropa 2,1 persen, AS 1,8 persen, Jepang 1,6 persen, dan Jerman 1,2 persen.

Kendati demikian, Bahlil mengatakan, pertumbuhan ekonomi Malaysia dan Vietnam jauh lebih baik dibandingkan Indonesia.

“Di Asia Tenggara kita harus mengakui pertumbuhan ekonomi Malaysia dan Vietnam lebih baik dari kita, tapi dari G20 kita lebih baik dari teman-teman lain,” ujarnya

Menurut Bahlil, pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia tak lepas dari peranan investasi. Pasalnya, nilai investasi dan ekspor mengalami kenaikan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

"Investasi naik, ekspor naik. Artinya faktor pendukung hulu pertumbuhan ekonomi adalah investasi. Investasi harus dipandang bagian terpenting urat nadi proses pertumbuhan, menciptakan lapangan kerja, kompetitif, dan pendapatan negara," jelas Bahlil. 

Bahlil optimistis Indonesia ke depan akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Terlebih lagi, Bahlil menyebut saat ini stabilitas ekonomi domestik masih cukup baik yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen selama 4 kuartal berturut-turut.

"Saya pikir Indonesia ke depan akan menjadi menjadi suatu negara ekonominya salah satu terbesar di dunia," tuturnya.

Di sisi lain, Bahlil juga mengapresiasi tingkat inflasi Indonesia yang masih terjaga di bawah 6 persen. Inflasi pada Oktober 2022 tercatat sebesar 5,71 persen (yoy).

Inflasi yang masih terjaga di bawah 6 persen tersebut, lanjut Bahlil, tidak lepas dari kerja sama antara otoritas fiskal dan moneter. Sebab menurut dia, penanganan inflasi tidak cukup bila hanya ditangani oleh otoritas moneter dalam hal ini Bank Indonesia (BI). nsd

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…