Spesialis: Penyakit Jantung Penyebab Kematian Terbanyak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Padang -  Spesialis jantung Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang dr Muhammad Riendra SpBTKV Subsp,VE(K) mengemukakan, penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian terbanyak karena tingginya kasus yang terjadi.

"Setiap hari tak kurang dari 150 orang yang berobat jantung di RSUP M Djamil, pencegahannya tentu kembali ke pola makan gizi seimbang," kata dia.

Ia mengakui di Sumatera Barat sulit mengubah kebiasaan pola makan menjadi gizi seimbang apalagi dalam waktu singkat.

"Sebagai contoh nasi memiliki kadar gula yang tinggi dan jika berlebih akan disimpan dalam bentuk lemak di tubuh yang kemudian berisiko menyebabkan penyempitan pembuluh darah," katanya.

Belum lagi ia melihat kebiasaan makan warga Sumbar yang penuh dengan berbagai makanan seperti gulai gajebo dari daging sapi yang semuanya terdiri dari lemak .

"Kalau santan masih bisa ditoleransi, kalau olahan dari hewan yang lebih berbahaya," ujarnya yang merupakan Ketua IDI Cabang Padang.

Riendra menceritakan pengalaman saat mengikuti pendidikan di RS Harapan Kita Jakarta menemukan pasien banyak warga Padang. "Kalau pun bukan orang Padang biasanya berdarah Padang, bisa jadi pasien dari Kalimantan tapi setelah ditanya ternyata kampungnya di Padang," kata dia.

"Artinya tidak bisa dipungkiri pola makan berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan mungkin di Kalimantan tidak ada makanan khas Padang tapi bisa saja dikirim dari kampung halaman," lanjutnya.

Ia menekankan penerapan gizi seimbang tidak hanya dominan makan nasi namun memvariasikan protein. Dari sisi usia, ia menemukan mereka yang terserang penyakit jantung dulu rata-rata berusia di atas 40 tahun namun saat ini di bawah 40 tahun sudah banyak pasien bypas koroner.

"Untuk status ekonomi mayoritas mereka yang berstatus menengah ke atas," kata dia.hlt/jtg

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…