Reni Astuti : Gaji Guru Harus Setara UMR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Besarnya APBD Surabaya masih menyisakan keprihatinan terhadap nasib guru di Surabaya khususnya guru non PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang masih jauh dari kata sejahtera. Bahkan tidak sedikit guru di Surabaya masih menerima gaji 500 ribu/bulan - 700 ribu/bulan. Tidak bisa dipungkiri peran guru dalam membentuk karakter anak-anak Surabaya.

Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti mendorong Pemerintah Kota(Pemkot) Surabaya untuk segera membuat database guru secara detail. Dari data base itu ada data mulai skill dan kompetensinya sampai take home pay setiap bulan.

"Jadi honor guru harus setara UMR (Upah Minimum Regional) . Ini yang harus dihitung pemkot Surabaya. Saya mendorong pemkot untuk segera memiliki database mulai guru SD/SMP negeri maupun swasta se-Surabaya," ungkap Reni Astuti.

Reni juga menilai bahwa persoalan guru SD/SMP swasta sejauh ini memang tanggung jawab dari Yayasan. Namun kalau menyangkut kesejahteraan hal itu bisa dipenuhi oleh Pemkot Surabaya. "Pemkot Surabaya harus hadir, meski itu menjadi tanggung jawab yayasan," tegasnya.

Masalah kesejahteraan guru memang menjadi persoalan yang serius. Karena indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya pada tahun 2022 sebesar 82,74 dan merupakan tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Hal itu tercatat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur yang dirilis pada 15 November 2022. Sedangkan IPM secara nasional Surabaya menduduki peringkat 13. Nilai IPM tersebut menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Surabaya berada pada kelompok status kategori “Sangat Tinggi" atau lebih dari 80.

"IPM Surabaya saat ini memang tertinggi se-Jatim. Tapi masih ada persoalan khusus dalam hal pemenuhan pendidikan yang harus diselesaikan. Kesejahteraan guru menjadi salah satu upaya untuk lebih meningkatkan IPM, selain biaya sekolah pelajar (beasiswa)," jelasnya.

Sementara itu saat ini jumlah guru SD Swasta di Surabaya Non PNS sebanyak 5596 orang. Sedangkan PNS SD negeri sebanyak 3571 orang dan non PNS SD negeri 1949. Guru SMP negeri PNS sebanyak 1469 orang dan guru Non PNS 2442. Sedangkan untuk guru SMP swasta non PNS 3542 orang. Alq

Berita Terbaru

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar otomotif Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi PT JIO Distribusi Indonesia, distributor resmi BAIC di I…

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus menerus lakukan pencegahan peredaran/pengguna Narkoba dan barang haram ( Obat obatan terlarang ) lainya, di…

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Usai sholat subuh warga masarakat sekitar Jalan Raya Nglegok Ds. Penataran, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, di kejutkan suara benturan…

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Menjelang panen saat puncak kemarau mengakibatkan sejumlah harga kedelai lokal dan kedelai impor di Kabupaten Bojonegoro…

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya menjaring bibit unggul generasi Qur’ani sekaligus memberikan ruang pembinaan bagi peserta dari seluruh wilayah, P…

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran…