RAPBD TA 2023 Kota Pasuruan Menuai Kontroversi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Pasuruan saat penandatanganan RAPBD 2023.
Wali Kota Pasuruan saat penandatanganan RAPBD 2023.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Rancangan anggaran pendapatan belanja daerah Kota Pasuruan tahun 2023 memang terlihat kontroversi. Setelah mendapat kritikan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Pasuruan karena tidak disinggungnya proyek JLU dalam Nota keuangan RAPBD 2023. Pemerintah juga akan memangkas Anggaran bantuan sosial sebesar Rp 14 milyar lebih menjadi hanya Rp 19 milyar.

Pemangkasan anggaran bantuan sosial itu ditanyakan oleh Fraksi Partai Gerindra dalam Pandangan Umumnya, Rabu (30/11). Padahal, menurut Fraksi Partai Gerindra yang di sampaikan oleh Marzul Afianto, ketidakpastian pertumbuhan ekonomi dan resesi tahun 2023 mungkin saja terjadi, yang akan berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran.

Menanggapi pertanyaan Fraksi Partai Gerindra, pemerintah dalam materi jawabannya pada sidang Paripurna ke-3, beralasan, pemangkasan anggaran tersebut akibat terjadi penurunan jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat), disebabkan sudah mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBN, meninggal tanpa ahli waris, pindah domisili luar kota, tidak layak mendapatkan bantuan (sudah mampu), serta pandemi covid yang diperkirakan mereda di tahun 2023. Namun,keterangan pemerintah tersebut tidak didukung besaran angka-angkanya.

Sedangkan menurut sumber data dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, saat ini, di Kota Pasuruan terdapat 4.011 KK, dengan kondisi miskin ekstrim, hasil pendataan keluarga tahun 2021, yang data by name, by address-nya sudah diserahkan ke Pemerintah Kota Pasuruan.

Pemangkasan anggaran bantuan sosial tersebut berbanding terbalik dengan anggaran yang disiapkan untuk perhelatan MTQ tingkat Jawa Timur ke XXX pada tahun 2023 nanti. Total anggarannya sebesar Rp.18.700.000.000 (delapan belas milyar tujuh ratus juta rupiah) yang ditempatkan pada 18 OPD (Organisasi Perangkat Daerah), paling banyak ada di Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah, sebesar Rp 10 milyar.. Penyebaran anggaran di 18 OPD itu juga dikritik sejumlah fraksi. Mengapa anggaran itu tidak dijadikan satu di pos anggaran perhelatan MTQ saja. ris/wo

Berita Terbaru

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menjaga kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah Kabupaten, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai…

Dorong Perluasan Pasar, Pemkab Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan UMKM

Dorong Perluasan Pasar, Pemkab Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan UMKM

Selasa, 01 Sep 2026 10:45 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menjajaki peluang kerja sama…

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Siapa yang tidak tau wisata Telaga Sarangan yang berada di Magetan, Jawa Timur karena menyuguhkan spot foto dengan latar belakang…

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…