Bupati dan DPRD Pasuruan Audiensi ke Kemenhan Bahas Sengketa Lahan Warga–TNI AL

author Aziz Sutikno Koresponden Pasuruan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), Kamis (15/1/2026). SP/ AZIZ
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), Kamis (15/1/2026). SP/ AZIZ

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), Kamis (15/1/2026). Audiensi tersebut membahas sengketa agraria antara warga dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Rombongan Pemkab dan DPRD Kabupaten Pasuruan diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenhan RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo beserta jajaran di kantor Kemenhan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengatakan audiensi tersebut membahas kondisi masyarakat di 10 desa di Kecamatan Lekok dan Nguling yang hingga kini belum mendapatkan kepastian hukum atas status lahan yang mereka tempati.

“Penyelesaian harus didasarkan pada data historis dan hukum yang transparan agar memberikan kepastian dan keadilan bagi semua pihak,” kata Samsul.

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Pasuruan mendorong pemerintah pusat untuk memfasilitasi penyelesaian konflik secara dialogis.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Eko Suryono, menyebut konflik agraria tersebut berdampak pada sekitar 40 ribu jiwa. Dampak yang dirasakan antara lain terhambatnya pembangunan dan kesulitan warga dalam pengurusan administrasi kependudukan.

“Kami berharap Kemenhan dapat terlibat aktif agar konflik ini segera terselesaikan secara komprehensif,” ujar Eko.

Diketahui, konflik lahan di wilayah Lekok dan Nguling telah berlangsung sejak 1961, saat TNI AL menetapkan kawasan tersebut sebagai area pendidikan dan latihan. Hingga kini, perbedaan klaim atas lahan tersebut masih belum terselesaikan. ziz

Berita Terbaru

Disdikbud Kota Malang Komitmen Gagas Percepat Pemutusan Soal Angka ATS Tiap Wilayah

Disdikbud Kota Malang Komitmen Gagas Percepat Pemutusan Soal Angka ATS Tiap Wilayah

Senin, 02 Feb 2026 11:07 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka membuka ruang penerimaan informasi perihal adanya Anak Tidak Sekolah (ATS) dari masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pascabanjir, Akses Jalan dan Layanan Publik di Tulungagung Mulai Pulih Perlahan

Pascabanjir, Akses Jalan dan Layanan Publik di Tulungagung Mulai Pulih Perlahan

Senin, 02 Feb 2026 10:51 WIB

Senin, 02 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca diterjang banjir, kini sarana pelayanan publik dan akses jalan raya Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mulai…

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…