Kakek 61 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Desa Kesamben Kabupaten Blitar, pada Jumat (2/12) pagi sekitar pukul 05.00 dikejutkan temuan Mbah Sukimin (61) didapati gantung diri di dapur rumahnya dengan seutas tali plastik. Kejadian tersebut langsung ditangani oleh Polsek Kesamben dan Unit Inafis Satreskrim Polres Blitar setelah adanya laporan  dari pihak Kantor Desa Kesamben.

Peristiwa kejadian itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari melalui Kasi Humas Iptu Udhiyono pada wartawan Jumat (2/12) pagi tadi di ruang kerjanya.

Menurut Iptu Udhiyono awal pertama kejadian gantung diri itu ditemukan oleh Ari Widiono (37) menantu korban, ketika saksi Ari mau membuka dapur yang bersebelahan dengan rumah induk melihat ada orang gantung diri.

"Setelah didekati ternyata yang gantung diri adalah P.Saimin mertuanya, selanjutnya Ari memberitahukan Krisnawati (34) istrinya, dan akhirnya dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kesamben," kata Iptu Udhiyono.

Setelah menerima laporan kejadian itu Kapolsek Kesamben Iptu Suhartono bersama anggotanya termasuk team kesehatan  Puskesmas, Babinsa Koramil Kesamben dan perangkat Desa Kesamben datangi TKP untuk ikuti olah TKP yang dilakukan Team Inafis Satreskrim Polres Blitar.

"Saat ditemukan korban di dalam rumahnya sudah posisi menggantung di dalam kamar dapur samping rumahnya dengan menggunakan tali tambang plastik warna biru yg diikatkan di bandar kayu dalam kamar setinggi 2,5 meteran dengan posisi kaki bersimpuh," tambah Iptu Udhiyono.

Masih menurut Iptu Udhiyono seijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom.S.IK, dalam olah TKP bersama team Kesehatan Puskesmas Kesamben pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau akibat benda lain, dengan ciri khas orang gantung diri seperti mengeluarkan sperma, mengeluarkan tinja dan lidah menjulur. 

Penyebab korban nekat akhiri hidupnya menurut keterangan anak dan menantu korban kepada petugas,  dikarenakan korban mengalami depresi (shock) karena ekonomi, ditambah kios dagangannya di pasar Kesamben ikut ludes terbakar pada Minggu (27/11) malam.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi pada korban dan menerima kejadian sebagai musibah, selanjutnya pihak keluarga membuat surat pernyataan yang diketahui oleh pihak perangkat desa setempat (Kesamben), untuk barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) tali tambang plastik warna biru sepanjang 2 meter, 1 (satu) buah kaos berkerah lengan pendek warna hijau kombinasi krem dan 1 buah celana pendek levis warna krem milik korban. Les

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Ribuan Buruh Rokok Terima Bantuan

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Ribuan Buruh Rokok Terima Bantuan

Sabtu, 03 Okt 2026 08:02 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Kabar baik untuk warga Kota Kediri yang bekerja di pabrik rokok, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…