Kabupaten Pasuruan Raih Penghargaan Dalam Penanganan PMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Pasuruan yang di wakili dinas peternakan saat menerima penghargaan dari Pemprov Jatim
Pemkab Pasuruan yang di wakili dinas peternakan saat menerima penghargaan dari Pemprov Jatim

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Sebagai bukti komitmen terhadap penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK), Pemerintah Kabupaten Pasuruan meraih dua penghargaan untuk dua kategori sekaligus dari Satgas Penanganan PMK Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Masing-masing, Peringkat III Kabupaten Dengan Capaian Vaksinasi PMK Terbanyak dan Peringkat III Kabupaten Dengan Penandaan Hewan Terbanyak di Jatim s/d November 2022.

Piagam Penghargaan diserahterimakan dari Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu. Berbarengan dengan agenda Rapat Evaluasi Akhir Pengendalian PMK Provinsi Jatim 2022 di Grand Dafam Hotel Surabaya, kemarin (02/12/2022).

Kepada Tim Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan, Diana menyatakan, capaian di akhir tahun tersebut sebagai motivasi tersendiri bagi seluruh jajarannya. Dengan tetap meningkatkan penanganan dan pencegahan PMK melalui sosialisasi, pengawasan lalu lintas ternak dan peningkatan biosecurity. Berikut terus intens melakukan pencegahan PMK melalui peningkatan vaksinasi dan pengobatan pada hewan ternak.

“Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian, bimbingan dan dukungan Bapak Bupati dan Wakil Bupati juga Bapak Sekda. Tidak terkecuali semua jajaran Forkopimda, Kepala OPD selaku Tim Gugus Tugas PMK Kabupaten Pasuruan, Camat beserta jajarannya dan semua pihak swasta yang terus mendukung penanganan PMK,” tuturnya.

Menurutnya, berkat sinergi, kolaborasi dan koordinasi yang baik dalam upaya percepatan penanggulangan wabah PMK, kasus PMK di Kabupaten Pasuruan telah mereda. Sekaligus berharap, baik PMK ataupun penyakit ternak lainnya tidak akan terulang lagi.

“Kami menghimbau kepada semua peternak di Kabupaten Pasuruan lebih meningkatkan kesadarannya untuk melakukan biosecurity. Baik melalui desinfeksi dan kebersihan kandang maupun menyuntik vaksin ternaknya bagi yang belum,” pinta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan.

Sebaliknya, jika peternak menemukan kejadian ada ternaknya yang sakit dapat segera melaporkannya kepada Petugas Teknis Posko PMK. Baik di tingkat Kabupaten/Kecamatan/Desa/Puskeswan agar segera ditangani dengan pengobatan lebih lanjut.

“Kami juga terus menghimbau kepada peternak supaya tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ternak lainnya selain PMK. Seperti Lumphy Skin Disease, Anthrax, Avian Influenza dan lainnya,” himbau Diana.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sekdaprov Jatim menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada Kabupaten/Kota di Jatim yang berhasil menunjukkan capaian dalam penanganan PMK. Hal itu terpantau dari laporan zero case kasus PMK di Jatim.

“Tentunya capaian ini berkat tingkat vaksinasi PMK yang terus dimaksimalkan Kabupaten/Kota. Berapapun jumlah vaksin yang diberikan kepada Jatim, kami siap menyelesaikannya demi kesehatan hewan ternak dan masyarakat Jatim. Apalagi dengan sinergi bantuan dari TNI, POLRI, Babinsa dan Babinkamtibmas,” tandas Adhy, sapaan akrab Sekdaprov Jatim. ris

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…