Pemkab Gresik Dukung Inovasi Desa Mandiri Membangun Kawasan Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat me-launching Icon Buyos dan Ground Breaking Sport Center Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (5/12/2022). Foto:SP/Grs.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat me-launching Icon Buyos dan Ground Breaking Sport Center Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (5/12/2022). Foto:SP/Grs.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan dukungan penuh atas upaya sejumlah pemerintah desa berstatus mandiri dalam pengembangan inovasi desa serta pembangunan kawasan ekonomi desa.

Seperti diketahui jumlah desa mandiri di Kabupaten Gresik sebanyak 153 desa merupakan terbanyak kedua di Jawa Timur dan di Indonesia berdasarkan hasil survei Indeks Desa Membangun 2022.

Sementara itu, 10 Desa Mandiri di Kabupaten Gresik yang menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Berdaya Pemprov Jatim dalam sepekan kedepan bakal dilaunching icon dan program desanya oleh Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik.

Ke-10 Desa itu terdiri atas Desa Yosowilangun, Desa Sukomulyo, Desa Giri, Desa Domas, Desa Raci Wetan, Desa Melirang, Desa Cerme Kidul, Desa Cerme Lor, Desa Balongpanggang dan Desa Kedungpring.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengakui pihaknya tengah berupaya secara simultan melakukan pengembangan dan pemberdayaan 330 desa yang kini berkategori 153 desa mandiri, 156 desa maju dan 21 desa berkembang.

“Pengembangan dan pembangunan desa-desa di Kabupaten Gresik mesti melibatkan semua pihak dan diharapkan bisa bersinergi dengan Nawa Karsa yang jadi panduan gerak langkah pemkab dalam membangun diri. Desa-desa mandiri mesti semakin berdaya, 21 Desa berkembang insya Allah 2023 bisa naik status semuanya,” kata Fandi Ahmad Yani yang biasa disapa Gus Yani seusai Launching Icon Buyos dan Ground Breaking Sport Center Desa Yosowilangun, Senin (5/12/2022).

Secara khusus Gus Yani menyatakan pihaknya kini tengah mengupayakan perencanaan dan pengembangan serta pembangunan desa-desa di Gresik bisa mensinergikan sebanyak mungkin sektor.

“Kedepan perencanaan, pengembangan dan pembangunan desa seyogyanya bisa melibatkan sejumlah pihak dengan bersinergi secara solid, baik birokrasi, perguruan tinggi, media/pers serta swasta. Langkah cerdas Desa Yosowilangun menggaet investor ini mesti bisa menginisiasi desa-desa lainnya,” katanya.

Pendekatan perencanaan dan pembangunan desa yang disebut Gus Yani itu dikenal sebagai konsep Pentahelix, pendekatan sinergi lima sector.

Alumnus Fakultas Ekonomi Unair itu mengapresiasi langkah Pemdes Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Letak geografis desa yang berada di kawasan kota, justru kian memantik pertumbuhan inovasi.

"Dengan menggerakkan semua sumber daya. Bahkan menerjemahkan program Nawa Karsa Pemkab Gresik agar bisa diakses di tingkat desa," jelasnya.

Salah satu hak yang cukup menjanjikan yakni rencana pembangunan Sport Center yang berada persis di belakang balai desa. Fasilitas tersebut akan dibangun menggunakan tanah kas desa (TKD).

"Bentuk optimalisasi aset desa yang baik dan progresif. Karena biasanya aset desa banyak yang mangkrak bahkan tidak menghasilkan secara nilai ekonomi," jelasnya.

Yani juga berharap agar pemerintah provinsi memberikan dana stimulan untuk mendorong desa maju agar lebih berkembang. Khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Gresik. "Karena dengan stimulan desa yang cukup akan menjadi spirit masyarakat untuk berdaya dan semakin maju," harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Yosowilangun Abdur Rosyid menegaskan bahwa launching Bumi Yosowilangun Program Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur merupakan representasi dari program Nawa Karsa Pemkab Gresik.

"Semoga menjadi langkah awal untuk membuka investasi lain. Tentunya dengan memprioritaskan masyarakat sekitar," jelasnya.

Alhasil, komplek Sport Center sendiri mampu meraup nilai investasi sebesar Rp 7 miliar.

"Proses pembangunan diprediksi memakan waktu hingga dua tahun. Semoga mampu berjalan sesuai target," harapnya. grs

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…