SURABAYA PAGI COM, Mojokerto - Pengerjaan proyek Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Pembina 1 senilai Rp.726 juta di Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong terus dikebut.
Pembangunan USB TKNP 1 Dawarblandong yang menjadi salah satu prioritas Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati tersebut kini mencapai 70 persen.
Dari pantauan di lapangan, bangunan TKNP 1 Dawarblandong mengusung konsep arsitektur futuristik itu memiliki atap melengkung berbahan besi.
Memang berbeda dari bentuk TK pada umumnya, TKNP yang dibangun persis di samping SDN Brayublandong itu didesain instagramable ada enam lingkaran di dinding tembok bagian depan.
Kabid Sarana Prasarana (Sarpras) Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Adi Mahendarto mengatakan desain pembangunan TKNP 1 Dawarblandong memang berbeda dari sekolah lain terutama pada bagian atap yang melengkung dan dinding tembok.
"Bangunan TK memang didesain unik sehingga akan menarik minat khususnya bagi anak-anak yang bersekolah di sana Dawarblandong," jelasnya, Jumat (9/12/2022).
Selain cuaca hujan, lanjut Adi, kendala saat ini adalah proses pengerjaan membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran bangunan memiliki desain unik. Kemudian, kontraktor pelaksana proyek berganti-ganti vendor untuk pemasangan atap.
”Kendala cuaca pasti dan ganti-ganti vendor hingga lima kali dalam pengerjaan bagian atap melengkung itu karena memang desainnya unik, sekarang sudah dalam pengerjaan vendor dari Solo,” ucap Adi.
Menurut dia, pengerjaan atap melengkung juga sempat terkendala pemasangan baut lantaran saking tebalnya kerangka besi. Meski begitu hal itu dapat teratasi dengan mengganti baut khusus.
"Iya memang risikonya dengan desain seperti itu baut atap yang satu paket itu tidak bisa menembus saat dibor karena ketebalan kerangka sehingga harus beli baut khusus,” bebernya.
Dikatakannya, target pengerjaan selama 100 hari yang dimulai 6 September itu diperkirakan rampung pada akhir Desember tahun ini. Pihaknya akan menindak tegas hingga menjatuhkan sanksi apabila melampaui deadline.
”Kita akan menindaklanjuti sesuai aturan jika tidak bisa segera dituntaskan langsung denda namun kami berikan kesempatan 50 hari ke depan bahkan melampaui tahun pun boleh. Konsekuensinya pembayaran proyek tidak dapat dilakukan langsung karena harus menunggu P-APBD,” ujar Adi.
Masih kata Adi, pembangunan USB TKNP 1 Dawarblandong belum sepenuhnya menyeluruh. Sebab, nantinya akan diusulkan pemain RKB (Ruang Kelas Baru) pada Tahun 2023.
”Nanti akan dilanjutkan lagi pembangunannya karena sekolah ini masuk prioritas pembangunan RKB," tandasnya.
Seperti yang diketahui, pengerjaan TKNP 1 Dawarblandong masuk dalam prioritas pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Unit Sekolah Baru (USB) dari anggaran APBD Kabupaten Mojokerto senilai Rp.8 miliar.
Adapun delapan proyek prioritas itu adalah pembangunan RKB di SMPN 2 Kutorejo, SMPN 1 Mojoanyar dan SMPN 2 Dlanggu dengan nilai pagu masing-masing Rp.387,5 juta.
Lalu, pembangunan RKB SMPN 2 Kemlagi anggaran paling banyak yakni senilai Rp 1,2 miliar. Pembangunan satu USB TKN di Kecamatan Mojosari senilai Rp.923,9 juta.
Kemudian, rehabilitasi gedung sekolah di SDN Mojowatesrejo, Kecamatan Kemlagi dan SD Claket, Kecamatan Pacet yang masing-masing senilai Rp 732,4 juta. Dwi
Editor : Redaksi