Ratusan Bunda Tangguh Digembleng Pelatihan Wirausaha Kuliner

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Setidaknya 180 Bunda-bunda Tangguh di Kota Mojokerto mengikuti Pelatihan Wirausaha Kuliner yang digelar oleh Pemerintah Kota Mojokerto di halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil & Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag), Jalan Raya Meri, Selasa (20/12).

Para peserta pelatihan yang diselenggarakan untuk memberdayakan kaum perempuan, sekaligus  dalam rangka memperingati Hari Ibu ini terdiri dari beragam latar belakang. Sebanyak 135 orang merupakan Bunda Yatim, sementara sisanya Bunda Ojol dan Bunda Dhuafa.

Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari yang turut hadir menutup acara tersebut menyadari bahwa para peserta termasuk kelompok warga yang rentan. Sehingga pihaknya berkomitmen untuk senantiasa memberikan perhatian demi menjamin kesejahteraan mereka.

 

"Mereka ini wajib kita fasilitasi untuk menjadi perempuan-perempuan tangguh yang bisa mandiri secara ekonomi," tegas wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini.

Mengingat, lanjut Ning Ita, dengan memiliki kompetensi dan keterampilan, diharapkan bisa menjadi bekal untuk meningkatkan pemasukan, yang kemudian berdampak pada peningkatan ekonomi dan tercukupinya kebutuhan sehari.

Tidak lupa, para Bunda Tangguh tersebut juga tidak lepas dari tanggung jawab membesarkan buah hati. Sehingga, dengan adanya kemandirian ekonomi, diharapkan pula dapat menghantarkan generasi penerus bangsa yang unggul, dengan masa depan cerah.

Sebagai informasi, pada pelatihan yang digagas oleh Diskopukmperindag dan Baznas Kota Mojokerto ini, para peserta belajar membuat sejumlah sajian, mulai dari makanan berat hingga snack, dibawah bimbingan chef ahli asal Surabaya, Andi Waksito.

Pasca pelatihan hari ini, para Bunda Tangguh diharapkan berani untuk memulai usaha. Pihak Baznas sendiri sudah menyiapkan sejumlah anggaran untuk pinjaman modal dengan bunga nol persen bagi para peserta.

Sementara itu, Ani Wijaya, Kepala Diskopukmperindag berkomitmen untuk memberikan pelatihan lanjutan terkait sejumlah skill dan pengetahuan yang diperlukan dalam berwirausaha. 

"Kita akan ajari juga cara menghitung HPP dan strategi pemasaran produk baik daring ataupun luring," ujarnya.

Masih kata Ani, tahun depan akan ada pengembangan pelatihan buat para Bunda Tangguh ini. Mereka akan dilatih menjadi pengusaha catering. 

"Kami butuh komitmen dan ketekunan karena pelatihan yang kami gagas tidak hanya sekedar pelatihan. Kita akan ajari ilmunya secara totalitas dan lakukan pendampingan sehingga butuh waktu agak panjang," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…