Apel Peringatan Hari Ibu, Ajudan hingga Pemimpin Barisan Diisi Ibu-ibu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta apel ibu-ibu tengah menggunakan busana Jawa. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Peserta apel ibu-ibu tengah menggunakan busana Jawa. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ada yang berbeda dalam pelaksanaan apel pagi di halaman Pemkab Lamongan. Apel pagi biasanya pemimpin pasukan, ajudan hingga pimpinan regu diisi oleh kaum laki-laki, namun pada pelaksanaan apel kali berbeda, semua perangkat apel diisi oleh ibu-ibu, saat apel peringatan hari ibu ke 94 Jum'at (22/12/2022).

Bertindak sebagai irup bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak pegawai Pemkab, agar di hari ibu  harus dijadikan ajang tampil dengan karya dan ambil peran pembangunan negara.

"Kita selalu memperingati Hari Ibu, itu harus kita jadikan momentum untuk terus tampil dan ambil peran sebagai perempuan," tuturnya. 

Peringatan Hari Ibu (PHI) ditetapkan dalam Kongres Perempuan Indonesia III yang berlangsung pada tanggal 22 Desember 1938 di Bandung, dimana tujuan dibentuknya Kongres Perempuan Indonesia memiliki fungsi yakni sebagai ibu bangsa yang bertugas mendidik dan menumbuhkan generasi bangsa agar memiliki jiwa tebal nasionalisme.

 

"Adanya PHI yang sekarang menjadi PHII membawa dampak kesetaraan hak, kewajiban, dan kedudukan dengan laki-laki. Perempuan memiliki peran penting untuk mendidik generasi bangsa agar lebih berkualitas," kata Pak Yes dihadapan barisan perempuan Lamongan berbalut busana Kebaya Nasional sebagai peserta apel.

Pak Yes juga memberikan apresiasi kepada para perempuan karena telah mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Dimana perempuan turut aktif menjadi relawan kesehatan saat kasus Covid 19 meningkat serta membantu kebangkitan ekonomi dengan inovasi UMKM.

"Luar biasa sekali, perempuan-perempuan ikut andil menjadi relawan kesehatan bagi keluarganya. Keterpurukan ekonomi yang melanda juga mampu bangkit berkat inovasi perempuan sebagai penggerak UMKM," tambahnya.

Di akhir sambutan bupati memberikan wejangan kepada perempuan milenial agar tetap berkarya tanpa melupakan perjuangan perempuan terdahulu. jir

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…