IPW dan Kamarudin, Beda Pendapat Soal Polisi Pengabdi Mafia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Isu Polisi pengabdi Mafia, yang digulirkan Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Yosua, kian meruncing. Kamarudin, selain dilaporkan ke Polda Metro Jaya, juga dikritik Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

Sampai Minggu (25/12/2022) sore, laporan pidana terhadap Kamaruddin, masih ditangani Polda Metro Jaya."Laporan Gerakan Rakyat Anti Hoaks terhadap advokat Kamaruddin, masih diproses," jelas sumber di Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu siang (25/12).

 

IPW Tak Sepakat

Ketua IPW Sugeng Teguh yang dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua, selalu satu arah dengan advokat Kamaruddin Simanjuntak, urusan Polisi pengabdi Mafia, IPW tidak sepakat dengan Kamaruddin Simanjuntak.

 

Menurut Sugeng Teguh , pernyataan Kamaruddin bernada hiperbola atau berlebihan.

"Saya tidak sepakat kalau oknum Polri menjadi bagian dari mafia hukum. Karena kalau disebut Polri, maka itu adalah institusi yang disebut dalam UU no 2 tahun 2022 tentang Polri," kata Sugeng, saat dihubungi, Sabtu (24/12/2022).

 

Pernyataan Kamaruddin Hiperbola

Menurut Teguh, Kamaruddin mengungkapkan pernyataan hiperbola atau mengeluarkan pernyataan yang berlebihan. Dia menganggap Kamaruddin salah mengucapkan persoalan yang dimaksudnya. "Pernyataan Kamaruddin menurut saya slip of tonge, hiperbolis," katanya.

Menurut Teguh, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memiliki prosedur untuk membasmi anggota yang menjadi mafia. Menurutnya, Kapolri telah menangani oknum Polri yang terlibat kasus sesuai prosedur yang ada. "Tidak ada saran, Polri tahu harus melakukan apa. Secara teoritis dan mekanismenya sudah ada," katanya.

 

Pernyataan Kamaruddin Menyesatkan

Gerakan Rakyat Anti Hoaks (Gerah) telah melaporkan Kamaruddin dan Uya Kuya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Gerah menganggap keduanya membuat pernyataan yang menyesatkan dalam konten video 'Polisi Pengabdi Mafia'.

"Perkataan itu menurut saya kan tidak benar dan sangat menyesatkan. Karena videonya ditonton sampai ribuan orang," kata koordinator Gerah, Julian.

 

Antek-antek Sambo

Pengacara Kamaruddin Simanjuntak menuding pelapor dirinya soal ucapan 'polisi mengabdi ke mafia' merupakan antek-antek Ferdy Sambo yang tidak terima dengan dirinya yang menyingkap tabir dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua N Hutabarat. Bahkan, katanya, pelaporan serupa sudah terjadi sejak Juli.

"Saya sudah tahu (dilaporkan).  Sejak bulan Juli mereka itu kan kelompok-kelompok Ferdy Sambo ini kan tidak terima dengan sikap dan tindakan saya yang tegas membongkar kejahatan mereka itu," ujar Kamaruddin saat dihubungi, Sabtu (24/12/2022).

Jadi dulu, sebelum mereka ditangkap, di bulan Juli, jenderal-jenderal itu sudah konsultasi dengan ahli hukum pidana untuk menangkap saya. Tetapi, karena saya gas terus, mereka keburu dibungkus, ditangkap, dijadikan tersangka," imbuhnya.

Kamaruddin menegaskan apa yang dia sampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap negara dan aparat penegak hukum. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…