PNS Pajak dan Kemenkumham Kompak Diguyur Tukin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan tunjangan kinerja (tukin) bagi para anak buahnya. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di dua kementerian itu akan menerima tukin dengan nilai jutaan rupiah.

Mereka akan diguyur bonus atau Imbalan Prestasi Kinerja (IPK) berkat kinerja apiknya tahun ini.

Aturan soal bonus pegawai pajak ini tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 37 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Beleid berlaku sejak 19 Maret 2015.

Dalam beleid tersebut, tunjangan kinerja dibayarkan 100 persen pada tahun berikutnya selama satu tahun dalam hal realisasi penerimaan pajak sebesar 95 persen atau lebih dari target penerimaan pajak.

PNS Pajak mendapatkan tukin karena penerimaan pajak tembus target. Penerimaan pajak tercata mencapai Rp 1.634,36 triliun Per 14 Desember 2022 dan bisa bertambah sampai 31 Desember 2022. Realisasi itu setara 110,06�ri target yang ditetapkan Rp 1.485 triliun.

Dengan demikian, atas dasar itu, bonus untuk para pegawai pajak dibayarkan 100% pada tahun berikutnya selama satu tahun.

Adapun sesuai dengan Perpres Nomor 96 tahun 2017, pasal 3b pemberian tukin dengan mempertimbangkan capaian kinerja organisais dan kinerja pegawai.

Tunjangan kinerja dapat diberikan paling banyak 10% lebih rendah sampai dengan paling banyak 30% lebih tinggi dari besaran tunjangan kinerja yang tercantum dalam Lampiran Perpres 37/2015.

Sesuai dengan Perpres 37/2015, tukin PNS DJP terendah ditetapkan sebesar Rp 5.361.800 untuk level jabatan pelaksana. Sementara yang tertinggi sebesar Rp 117.375.000, untuk level jabatan tertinggi, misalnya eselon I atau Direktur Jenderal Pajak.

Hal senada juga dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kemenkumham telah mengeluarkan ketetapan terkait tukin yang diatur dalam Permenkumham Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Perubahan atas Permenkumham Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Aturan ini diteken langsung Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Dalam Permenkumham tersebut, ada sejumlah perubahan aturan yang mengatur penerimaan tukin. Salah satunya terkait calon PNS di lingkungan Kemenkumham.

Peraturan ini menetapkan sejumlah perubahan bagi PNS penerima tukin di lingkungan Kemenkumham Disebutkan bahwa calon PNS, yang dalam pengangkatan pertamanya langsung menjadi pejabat fungsional, akan diberikan tukin setara kelas jabatan 6 yakni sebesar Rp3.510.400.

Selain itu, berdasarkan Pasal 5B, Yasonna juga akan memberikan tukin dengan jumlah yang sama bagi calon PNS yang telah diangkat namun belum memegang jabatan fungsional.

Yasonna sendiri akan menerima bonus sebesar Rp49,86 juta. Kemudian nominal kedua terbesar juga akan diterima Wakil Menteri sebesar Rp44,87 juta dan Sekretaris Jenderal sebesar Rp33,24 juta. jk

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…