Dongeng Bermagi Jadikan Anak Berbudi

Inovasi Antologi One Teacher One Book Guru PAUD Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan saat membuka acara gebyar PAUD 2022. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Lamongan saat membuka acara gebyar PAUD 2022. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dua tahun tidak menggelar gebyar Anak Usia Dini (PAUD), kini Dinas Pendidikan Lamongan kembali menggelar acara serupa bertempat di Aula Pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan, Senin (26/12/2022).

Acara yang diawali dengan berbagai penampilan lucu anak-anak PAUD ini dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Melihat bakat dan kreativitas yang dibalut kelucuan khas anak-anak ini menunjukkan pentingnya pendidikan anak usia dini. Sehingga Beliau mengajak seluruh masyarakat Lamongan terutama insan pendidikan menumbuhkan pentingnya pendidikan anak usia dini, sehingga seluruh anak di Lamongan mengenyam PAUD.

“Setelah 2 tahun tidak dilaksanakan, kita baru bisa menyelenggarakan Gebyar PAUD dan terlaksana dengan sangat meriah. Melalui kegiatan ini kita memperkenalkan bahwa pendidikan anak usia dini sangatlah penting dalam rangka menyongsong generasi emas 2045 Indonesia,” ucap Pak Yes.  

Tak hanya menumbuhkan pentingnya pendidikan anak usia dini, melalui gelaran Gebyar PAUD ini sekaligus sebagai unjuk inovasi para pendidik di era digital. Hal ini terbukti dengan di launchingnya 2 seri buku antologi ‘Dongeng Bermagi Jadikan Anak Berbudi’ yang ditulis oleh 85 guru PAUD di Lamongan yang ditandai dengan ditandatanganinya miniatur buku oleh Pak Yes yang didampingi Bunda PAUD Lamongan Anis Yuhronur Efendi.

“Saya mengapresiasi atas segala karya para ibu guru semua. Ini sungguh luar biasa, upaya kita dalam meningkatkan minat literasi bagi tumbuh kembangnya generasi kita. Meski masih banyak tantangan kedepan yang harus kita hadapi. Kita harus bisa berdampingan dengan era digitalisasi. Sehingga pendidikan akhlak dan budi pekerti terus kita berikan karena ini benteng kita agar tidak terdegradasi dari arus zaman,” imbuh Pak Yes.

Melalui kegiatan ini pula, Pak Yes mengajak para guru PAUD untuk menjadikan momentum ini sebagai spirit untuk terus bertransformasi dan berinovasi di tengah kondisi distribusi. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai spirit bagi kita semua khususnya para guru dan bunda PAUD untuk terus bertransformasi dan berinovasi di tengah kondisi distribusi. Mari kita lakukan investasi sumber daya manusia ini dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Munif Syarif mengungkapkan, digelarnya Gebyar PAUD 2022 di Kabupaten Lamongan ini tak lain merupakan puncak dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan para Guru PAUD sebagai upaya meningkatkan literasi anak usia dini.

“Festival ini merupakan puncak dari berbagai kegiatan yang telah guru PAUD lakukan, berbagai kreativitas, inovasi, mengerahkan segala kemampuannya dalam meningkatkan literasi anak. Termasuk gerakan Guru PAUD “One Teacher One Book”, dimana guru PAUD harus memiliki karya buku dengan media sederhana yang digali dari kearifan lokal. Akhirnya para guru PAUD mampu menulis dengan teknik yang benar. Dari 85 orang peserta, karyanya terangkum dalam 2 seri buku antologi “Dongeng Bermagi Jadikan Anak berbudi” dan telah ber-isbn (International Standard Book Number) yang baru saja dilaunching Pak Bupati tadi,” terang Munif.

 

Kegiatan yang dihadiri 350 peserta insan PAUD se-Lamongan ini, Pak Yes juga menyerahkan secara simbolis peralatan sekolah untuk anak PAUD, menyerahkan tropi dan hadiah kepada pemenang lomba cipta lagu anak, serta menyerahkan penghargaan kepada 34 satuan pendidikan program sekolah penggerak jenjang PAUD tahun 2022. jir

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…