Gapmmi Optimistis Industri Mamin Siap Hadapi Berbagai Guncangan di 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S.Lukman meyakini bahwa industri makanan dan minuman (mamin) masih menguat di tengah ancaman perlambatan ekonomi di tahun ini.

Bahkan menurutnya, pengusaha mamin di seluruh Indonesia lebih bergairah dan siap menghadapi berbagai tantangan yang datang.

"Tahun ini kami lebih siap. Namun tanpa dipungkiri ada sisi khawatirnya. Kita tidak bisa menduga tantangannya yakni Geopolitik dan perubahan iklim. Tapi karena di tahun-tahun sebelumnya industri mamin diterpa gangguan, kami sudah semakin siap untuk mempersiapkan diri," ujar Adhi, Selasa (2/1/2023).

Ia pun memperkirakan peningkatan kinerja industri mamin mampu melesat 5-7 persen di tahun ini.

"Saya perkirakan harusnya tahun depan itu bisa lebih bagus. Pertama karena sejak tahun 2020 kemarin kan terus meningkat sampai dengan 2022. Perkiraan saya tahun depan bisa meningkat 5-7 persen," ujarnya.

Adhi menjelaskan, proyeksi tersebut dilandaskan dari permintaan produk mamin di dalam negeri yang meningkat pada 2022 seiring dilonggarkannya PPKM.

"Kami industri makanan dan minuman (mamin) tetap optimis karena ternyata permintaan dalam negeri naik, begitu juga ekspor. Dan beberapa kesempatan karena beberapa negara masih belum pulih industrinya, jadi cari substitusi produk pangan," tuturnya.

Lebih lanjut, Adhi menambahkan, tahun ini diyakini akan jauh lebih meningkat karena pemerintah sudah resmi menghapus kebijakan PPKM secara tuntas. Terlebih juga tahun ini adalah tahun politik yang menjadi momentum baik untuk para pengusaha mamin.

"Tahun ini kan tahun politik, jadi semakin meningkatkan permintaan produk makanan dan minuman karena banyak kegiatan seperti rapat ataupun kegiatan demokrasi lainnya. Itu juga salah satu faktor yang dapat meningkatkan industri mamin tahun ini," terang Adhi.

Langkah-langkah antisipasi pun telah dipersiapkan para pengusaha agar industri mamin tetap bergeliat.

Adhi menuturkan, kini pengusaha ritel makanan bahkan sudah mempersiapkan stok produk mamin sebagai persiapan pada momen-momen hari raya maupun momen penting lainnya seperti puasa dan lebaran.

"Sejak Desember kemarin dari ritel malah sudah mempersiapkan diri untuk order persiapan puasa lebaran dan ini terus berjalan. Mudah-mudahan tidak terjadi hal hal yang tidak diharapkan," terangnya.

Ia pun memastikan bahwa para pengusaha industri mamin sudah mempersiapkan bahan baku sejak dini meskipun itu merogoh tambahan biaya.

"Ini memang menambah biaya, menambah production cost tapi mau tidak mau daripada akan ada hambatan. Tapi saya pikir pertumbuhan 2023 akan lebih baik," tutupnya.

Seperti diketahui, industri manufaktur Indonesia makin menggeliat. Ini tercermin dari peningkatan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang meningkat menjadi 50,9 pada Desember 2022.

Angka ini meningkat 0,6 poin jika dibandingkan pada bulan sebelumnya yang tercatat 50,3. Angka ini juga menjadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir dan juga konsisten tetap di level 50,0 selama enam belas bulan berturut-turut. jk

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…