Terkendala Izin Impor, Kebutuhan Bahan Baku Garam di Industri Mamin Tersendat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pekerja mengawasi proses produksi di Pabrik PT Heinz ABC Indonesia, Karawang, Jawa Barat. Foto: Rivan Awal Lingga/ Antara
Ilustrasi. Pekerja mengawasi proses produksi di Pabrik PT Heinz ABC Indonesia, Karawang, Jawa Barat. Foto: Rivan Awal Lingga/ Antara

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang bulan Ramadhan, ketersediaan bahan baku makanan dan minuman (mamin) hampir terpenuhi kecuali garam untuk industri yang tersendat. Hal itu lantaran terkendala izin impor, khususnya garam yang tidak tersedia dalam negeri. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi), Adhi S. Lukman menindaklanjuti keluhan tersebut dan saat ini tengah membahas persetujuan impor (PI) garam dengan Kementerian Perdagangan agar dapat segera diterbitkan. Sebab, kebutuhan garam jelang Ramadhan akan meningkat.

"Salah satunya garam, kalau yang lain sudah keluar izinnya gula sudah, jagung sudah, tinggal garam aja sejauh ini," jelas Adhi, (14/02/2024). 

Lebih lanjut, Adhi menuturkan, saat ini pesanan industri makanan dan minuman akan meningkat 30% pada Ramadhan, dibandingkan bulan normal. Di sisi lain, dengan ketersediaan bahan baku yang mumpuni dan momentum tahun politik, Adhi menargetkan pertumbuhan industri makanan dan minuman tembus di atas 5% tahun ini. 

"Kebutuhan garam industri sekitar 500.000 ton dari impor sisanya dalam negeri, kalau dalam negeri untuk kebutuhan industri mamin sekitar 400.000-an," tuturnya.

Pasokan bahan baku seperti gula kristal rafinasi (GKR) bakal aman karena perizinan impor (PI) yang telah terbit lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi, tahun 2023 pertumbuhan industri mamin sebesar 4,6%, lebih rendah dari target 5%. Hal ini dikarenakan harga bahan baku yang sempat melonjak dan pesanan yang tertahan imbas ketidakpastian global.

"Kami harap itu bisa mendorong pertumbuhan industri mamin, apalagi saat ini sedang dalam persiapan menjelang masa Ramadan," terangnya. 

Sementara itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga turut mendukung industri makanan dan minuman untuk meningkatkan kinerja ekspor seiring dengan meningkatnya neraca perdagangan subsektor industri tersebut.

"Berbagai kebijakan telah digulirkan pemerintah untuk mendorong ekspor dan jaminan ketersediaan bahan baku dari sisi suplai (supply side) melalui peningkatan daya saing dan produktivitas industri. Di samping itu, untuk sisi permintaan (demand side), kami mendukung perluasan akses pasar dan pengurangan hambatan," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika. jk-01/dsy

Berita Terbaru

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …