Dewan Pengupahan Kota Mojokerto Awasi Kepatuhan Perusahaan Soal UMK 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dialog interaktif dengan para pekerja yang digelar beberapa waktu yang lalu. SP/Dwy AS
Dialog interaktif dengan para pekerja yang digelar beberapa waktu yang lalu. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Dewan Pengupahan Kota (Depeko) akan memelototi perusahaan terkait kepatuhan pemenuhan Upah Minimum Kota (UMK) Mojokerto tahun 2023. Pasalnya, para buruh sudah berhak menerima sebesar Rp 2,7 juta pada gaji per bulan Januari ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono mengungkapkan, UMK 2023 sudah berlaku efektif bulan ini. Sehingga, perusahaan pemberi kerja diwajibkan memberi upah pegawai sebesar Rp 2.710.452,36 sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 188/889/KPTS/013/2022. ”Jadi, UMK Rp 2,7 juta ini sudah klir dan harus ditaati semua perusahaan,” terangnya.

Pasalnya, sebut Dodik, selama masa sosialisasi setelah penetapan UMK yang dikeluarkan 7 Desember 2022 lalu tak memunculkan gejolak. Baik dari Asosiasi Perusahaan Indonesia (Apindo) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Mojokerto juga sama-sama sepakat untuk mematuhi penetapan UMK 2023.

Meskipun, nilainya lebih tinggi dari angka yang sebelumnya direkomendasikan Wali Kota Ika Puspitasari. Karena berdasarkan hasil pleno depeko, disepakati usulan sebesar Rp 2.691.215,36. Namun, dalam penetapannya justru mengalami kenaikan Rp 200 ribu dari UMK 2022 Rp 2.510.425,36. ”Tapi dari Apindo maupun SPSI tidak sepakat bisa menerima dan melaksanakan,” imbuhnya.

Menurutnya, penerapan UMK berlaku bagi setiap perusahaan yang memiliki pekerja di Kota Mojokerto. Dan, upah sebesar Rp 2,7 juta wajib diberikan kepada buruh dengan masa kerja minimal 1 tahun.

Dodik menyatakan, sejauh ini DPMPTSP dan Naker juga belum menerima adanya laporan perusahaan yang keberatan memberlakukan UMK. Selain itu, pengajuan penangguhan UMK juga masih nihil di awal tahun 2023 ini. ”Sampai saat ini belum ada komunikasi terkait itu (penangguhan UMK),” paparnya.

Kendati demikian, Depeko Mojokerto akan tetap melakukan pemantauan secara berkala terkait kepatuhan perusahaan. Dodik menyatakan, tim juga akan diturunkan ke lapangan untuk memastikan realisasi UMK 2023 oleh perusahaan. ”Yang jelas dari Dewan Pengupahan Kota akan kita agendakan monitoring,” imbuh dia.

Mantan Kasatpol PP Kota Mojokerto ini menambahkan berkala setiap triwulan. Di samping memastikan kepatuhan perusahaan, monitoring sekaligus untuk survei kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan pengusulan UMK 2024 mendatang. ”Tetap akan kita kroscek apakah Rp 2,7 ini benar-benar direalisasi atau tidak,” tandas Dodik. Dwi

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…