Terjatuh dari Tebing dan Terseret Gelombang Laut Pantai Selatan, Pemancing Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lagi seorang pemancing tewas setelah digulung ombak Pantai Laut Selatan, tepatnya di Puthuk Geger Sapi barat Pantai Pasur Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/1) pagi sekitar pukul 09.00 dan jasad korban baru ditemukan pukul 14.00 setelah team BPBD bersama anggota Polsek Bakung, anggota Koramil Bakung, Kamladu bersama warga setempat melakukan pencarian.

"Benar setelah Polsek Bakung menerima laporan segera bertindak cepat bersama Koramil Bakung dan koordinasi dengan Team BPBD, Kamladu dengan dibantu masyarakat, Alhamdulillah korban segera ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Iptu Udhiyono Kasi Humas Polres Blitar.

Sedang kejadian itu sendiri terjadi ketika korban yang bernama Mustakim (50) warga Desa Maron Kec Kademangan Kabupaten Blitar sedang melakukan aktifitas memancing (Sabtu 7 Januari 2023) bersama dua temannya yakni Risman (60) warga desa Sumberdadi Kec Bakung Kab Blitar dan Mandra (47) warga yang sama, sesampai di tebing Puncak Geger Sapi Pantai Pasur, lokasi bertiga untuk mancing, sementara ketiganya berpisah tempat, hanya berjarak sekitar 15 meteran.

"Yaa sekitar pukul 11.00 kedua teman korban mendengar suara teriakan minta tolong dari korban, ternyata kedua temannya itu melihat korban terjatuh dari tebing dan tercebur ke laut Selatan yang saat itu gelombang tinggi, karena tidak bisa menolong akhirnya dua saksi melapor ke Polsek Bakung bersama perangkat desa," tambah Iptu Udhiyono seizin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom.S.IK.

Setelah upaya pertolongan dari petugas yang dibantu Kamladu (Keamanan Laut Terpadu dari TNI AL dan Polairud) selanjutnya korban bisa dievakuasi oleh Team sekitar pukul 15.00 sedang korban sudah keadaan meninggal dunia.

"Setelah dilakukan olah TKP terhadap korban oleh Team Inafis Unit Reskrim Polres Blitar bersama Team Kesehatan dari Puskesmas Kec Bakung dengan disaksikan pihak Kantor desa Sidodadi dan Desa Bakung, pihak keluarga korban menyadari bahwa korban meninggal akibat tenggelam, setelah dilakukan pemeriksaan luar korban, jenazah diserahkan kepada keluarganya dengan disertai surat pernyataan dari pihak keluarga korban," ungkap Iptu Udhiyono pada/wartawan.

Untuk barang bukti yang diamankan selain pakain korban juga alat pancing milik korban, selain memeriksa dua saksi teman korban. Les

Berita Terbaru

300 Warga Ponorogo Datangi Pengadilan Tipikor Surabaya, Beri Dukungan Penuh untuk Sugiri Sancoko

300 Warga Ponorogo Datangi Pengadilan Tipikor Surabaya, Beri Dukungan Penuh untuk Sugiri Sancoko

Selasa, 11 Agu 2026 16:49 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:49 WIB

SURABAYA- Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Ponorogo mendatangi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya guna memberikan dukungan moral…

Ketika Hubungan Pribadi Bersinggungan dengan Kekuasaan

Ketika Hubungan Pribadi Bersinggungan dengan Kekuasaan

Selasa, 11 Agu 2026 16:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:31 WIB

‎ADA satu fakta dalam persidangan kesembilan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Sekilas mungkin terlihat sederhana, tetapi m…

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya…

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…