Target PAD Sektor Wisata Naik Menjadi Rp 14,2 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wisata air terjun Dlundung, Trawas, Kabupaten Mojokerto
Wisata air terjun Dlundung, Trawas, Kabupaten Mojokerto

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto –  Disbudporapar Kabupaten Mojokerto memasang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor wisata sebesar Rp 14,2 miliar. Angka itu hanya naik Rp 300 juta dibandingkan target tahun lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handhito, mengatakan, geliat wisatawan di Bumi Majapahit kini sudah pulih. Sehingga pihaknya optimistis bakal berpengaruh pada capaian PAD pada sektor wisata yang dikelola.

 ’’PAD sektor wisata tahun ini kita target di angka Rp 14,2 miliar. Tingginya target itu seiring geliat wisatawan yang sudah pulih dan tak ada pembatasan kapasitas pengunjung,’’ ungkapnya.

Menurutnya, proyeksi ini diambil dari 11 loket penjualan karcis yang didapat dari destinasi pelat merah. Mulai dari yang dikelola secara mandiri ataupun sistem sharing dengan pihak lain. Seperti BPK Wilayah XI Jatim untuk museum dan sejumlah wisata sejarah ataupun PT Palawi Risorsis atau Perhutani Alam Risorsis selaku pengelola baru objek Wana Wisata Kolam Air Panas Padusan Pacet dan Air Terjun Dlundung.

Mulai tahun ini, disbudporapar bakal melakukan digitalisasi bersama perhutani. Jika selama ini kerap menggunakan karcis manual, kini sudah tak diberlakukan. ’’Khusus objek wisata yang bekerja sama dengan perhutani, kami tak akan mengeluarkan karcis lagi. Karena karcis itu salah satu sumber penyebab kebocoran di lapangan,’’ tandas Norman.

Begitu juga dengan loket yang ada di Kolam Air Panas, pihaknya juga menerapkan pembayaran non-tunai. ’’Mudah-mudahan pembayaran QRIS ini juga bisa kita terapkan, e-ticketing ini kita lakukan di kolam Air Panas dan Ubalan. Sehingga kita secara bertahap menghapus karcis, kami juga sudah cek lokasi bersama perhutani, inspektorat, dan bapenda,’’ jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan porprov agar memberikan dampak signifikan terhadap wisata. ’’Kami nanti akan memberikan peta wisata di hotel-hotel atau tempat pertandingan. Sebagai informasi atlet, ofisial, suporter dari luar kabupaten yang ingin bertanding sebagai daya tarik,’’ bebernya.

Dengan target lebih besar dibanding tahun lalu, pihaknya optimistis bisa tercapai. Apalagi, geliat wisatawan sekarang juga sudah pulih. Terbukti dengan meningkatnya pengunjung saat libur Nataru lalu. Sejumlah peluang dan terobosan itu menjadi faktor pertimbangan pemasangan target PAD tersebut. Apalagi, secara resmi pemerintah juga telah mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) per 30 Desember 2022.

Kondisi ini kata Norman, dipastikan sangat berbeda jika dibandingkan tahun lalu. Dimana masih ada PPKM akibat dibayangi pandemi Covid-19. ’’Dan tahun ini sudah tidak ada PPKM, secara otomatis akan mempengaruhi tingkat kunjungan dan kapasitas wisata. Jadi, kita hitung realistis sesuai potensi yang ada di objek wisata kita,’’ jelas mantan Camat Dawarblandong ini.

Di sisi lain, masyarakat juga sudah tidak dibayangi Covid-19 meski di lapangan tiap pengelola wisata tetap diminta menghimbau kepada wisatawan untuk jaga prokes. Dengan target PAD ini, Norman bakal kian mengoptimalkan capaian. Selain menggencarkan promosi, juga menerapkan sistem pembayaran cashless. Langkah ini untuk menekan kebocoran.

’’Di lain sisi, tahun ini kami juga menargetkan ada pembukaan kolam Air Panas VVIP di kawasan Wana Wisata Padusan Pacet. Ini menjadi destinasi baru yang juga bakal menjadi andalan untuk kunjungan wisatawan berendam,’’ tegasnya.

Hanya saja, untuk menentukan besaran harga tiket, disbudparpora masih menunggu perda. ’’Tapi tidak masalah, kita akan uji coba dulu, soft opening penjajakan untuk wisatawan,’’ tuturnya. Dwi

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…