DPRD Jatim Tampung Usulan Dana Desa Berdaya Jadi Rp 100 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi A DPRD Jawa Timur saat berkunjung menyerap masukan dari Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Mojokerto di Pendopo Mojokerto, Selasa (10/1/2023). SP/Riko Abdiono
Komisi A DPRD Jawa Timur saat berkunjung menyerap masukan dari Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Mojokerto di Pendopo Mojokerto, Selasa (10/1/2023). SP/Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Komisi A DPRD Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mojokerto. Tujuannya mencari tahu perkembangan efektivitas program Jatim Puspa dan Desa Berdaya yang dicanangkan Pemprov Jatim untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Anggota Komisi A, KH Muzammil Syafi’i mengungkapkan bahwa setiap tahun, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan dana yang tidak sedikit ke kabupaten dan kota sesuai perda nomor 13 tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan. Dimana dalam perda tersebut ada tugas pemerintah untuk menyusun perencanaan program pemberdayaan berdasarkan identifikasi potensi, masalah, kebutuhan dan pengembangan potensi lokal. “Kita memberikan bantuan kepada desa terkait dengan program Jatim Puspa, Desa Berdaya Jatim Sejahtera, salah satunya saat ini kita minta masukan dari kabupaten Mojokerto,” jelas Muzammil, Selasa (10/1/2023).

Dari pertemuan dengan Dinas PMD Kabupaten Mojokerto, diketahui bahwa pelaksanaan Program Desa berdaya dengan anggaran Rp 75 Juta per desa tahun 2022 ini sudah terlaksana di 10 Desa. Nah Dari nilai tersebut, kata Muzammil, perlu dicermati apakah untuk pengembangan usaha di desa bisa optimal atau tidak. “Ternyata mereka menyampaikan tergantung pada kepala desa masing-masing. Kalau kepala desanya inovatif, bisa berkembang. Kalau kepala desanya tidak inovatif ini menjadi stagnan,” urai politisi Partai Nasdem ini.

 

Meski tadi dilaporkan bahwa pelaksanaan Program Desa Berdaya di Mojokerto 75 persen sukses. Dan 25 % perlu ada dorongan lagi. “Mereka mengusulkan tahun depan untuk (Program) Desa Berdaya itu 100 juta. Tapi terus terang kemampuan APBD kita sedang turun. Untuk itu kita ke Mojokerto melakukan monitoring dan evaluasi bagaimana perkembangannya,” cetus Muzammil. “Sementara kita tampung dulu usulan tersebut,” imbuhnya.

Hal semacam ini menurutnya, perlu dilakukan. Karena pada hari-hari ini DPRD Jatim dan Pemprov Jatim mulai memasuki persiapan penyusunan Rancangan APBD 2024. Karena pada bulan April 2023 sudah dilakukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). “Kita ingin masukan-masukan dari kabupaten dan kota, kira-kira efektifitas bagaimana bantuan yang sudah diberikan di desa dan kelurahan itu sudah sejauh mana manfaatnya bagi masyarakat,” sebut Muzamil.

Untuk diketahui, Program Desa Berdaya yang digagas Pemprov Jatim bertujuan menumbuhkan inovasi yang mampu menggerakkan perekonomian desa berbasis potensi dan sumber daya dimiliki dengan sentuhan kreativitas dan berkelanjutan serta memunculkan ikon desa yang khas melalui economic branding berbasis inovasi.

Sementara program Jatim Puspa yang sudah diberikan kepada Kelompok penerima manfaat sebesar Rp 2.500.000 per keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Ini kira-kira bisa mengembang atau tidak. Kalau tidak, kira-kira berapa supaya optimal. Jangan hanya sekedar dikasih Rp 2,5 juta digunakan untuk konsumtif itu kurang bagus. Karena niat kami adalah untuk pemberdayaan,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Gresik tahun ini kembali terasa istimewa. DPRD Gresik menghadirkan Festival Semarak R…

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Waktu hitung mundur (timer) lampu lalu lintas yang hanya 10 detik diduga menjadi pemicu kemacetan parah di perempatan Pasar S…

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulan Ramadhan penuh berkah hampir dirasakan oleh semua orang, dimana pekerja formal akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR),…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

SurabayaPagi, Utah – Brand perhiasan Frank & co. kembali menorehkan prestasi di panggung internasional dengan mendampingi Brand Ambassador-nya, Maudy Ayunda, d…

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com , Blitar - Pengguna jembatan di atas sungai Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dikejutkan ada motor dan penumpangnya tercebur dari jembatan…