TA 2023, ADD di Kabupaten Pasuruan Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala beserta staf dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) saat rapat kerja.
Kepala beserta staf dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) saat rapat kerja.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Tahun ini, anggaran alokasi dana desa (ADD) di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 123 milyar. Dana yang bersumber dari pemerintah daerah itu mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2022 kemarin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Ridho Nugroho mengatakan, di tahun lalu, anggaran ADD sebesar Rp 119 milyar, sehingga ada kenaikan sekitar Rp 4 milyar.

"Tahun ini ada kenaikan anggaran ADD sekitar Rp 4 milyar. Dari Rp 119 milyar menjadi Rp 123 milyar," kata Ridho.

Rinciannya, dari semua desa penerima ADD, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol menjadi penerima tertinggi, yakni sebesar Rp 439 juta. Sedangkan nilai terendah diterima oleh Desa Pandean, Kecamatan Rembang yang hanya menerima sekitar Rp 318 juta.

Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 13 Tahun 2015 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Tata Cara Pembagian dan Penetapan Besaran, Pengalokasian, Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa di Kabupaten Pasuruan, disalurkan dua semester.

"Semester pertama 50 persen senilai sekitar Rp 65 milyar dan semester kedua 50 persen senilai Rp 61 milyar lebih," ungkapnya.

Namun lain halnya dengan penerimaan dana desa (DD). Kata Ridho, alokasi DD untuk Kabupaten Pasuruan pada 2023 sebesar Rp 341 miliar. Padahal, tahun 2022, nilainya sudah mencapai Rp 370 miliar. Artinya, ada penurunan sekitar Rp 29 miliar.

"Ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Pasuruan. Hal serupa melanda daerah lain, katanya.

Dari seluruh desa penerima DD, nilai tertinggi diterima Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok. Yakni sebesar Rp 2,3 Milyar. Sedangkan desa dengan penerima anggaran DD terendah adalah Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, yakni sekitar Rp 692 juta.

Ridho menambahkan, secara keseluruhan, penerimaan dana untuk desa jelas akan turun. Karena termasuk drastis, penurunan DD berpengaruh pada pembangunan di desa-desa. Dia mengaku tidak tahu persis pertimbangan pemerintah pusat mengapa menurunkan nilai DD.

"Yang jelas akan berpengaruh terhadap pendapatan desa, tegasnya. ris

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…