Meski Naik Daun, Batik Mojokerto Bersaing Ketat dengan Batik Printing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI. COM, Mojokerto - Masa keemasan bagi para perajin batik Mojokerto berlangsung sejak koperasi berdiri. Sayangnya, era kejayaan itu cuma terjadi selama kurang lebih satu dekade. Itu seiring masuknya produk batik yang dihasilkan dari industri.

Ayuhanafiq, tokoh budayawan Mojokerto mengatakan, kemunculan produk batik hasil pabrikan seiring kebijakan pemerintah pusat yang mencabut hak konsesi kain mori dari Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI). 

Akibatnya, perajin batik kesulitan mendapatkan bahan baku yang biasa difasilitasi lewat koperasi. ”Kalaupun ada, harga kain melambung di pasaran,” papar dia.

Kebijakan yang diberlakukan pada tahun 1970 itu menjadi awal kembali merosotnya produktivitas batik di Mojokerto. Meski beberapa perajin masih mencoba untuk bertahan, namun kain batik terpaksa dibanderol dengan harga tinggi mengikuti kenaikan biaya produksi.

Di sisi lain, momentum tersebut turut membuka peluang bagi investor untuk mendirikan industri tekstil. Di antaranya membangun usaha yang memproduksi kain batik. Kerajinan yang sebelumnya dihasilkan dengan cara mencanting lembar demi lembar perlahan mulai tersisih dengan batik yang diproduksi secara massal dengan teknik printing. 

”Dengan kapasitas produksi yang, batik pabrikan membanjiri pasaran dengan harga murah,” imbuh Yuhan.

Dengan kondisi tersebut, sulit bagi perajin batik konvensional untuk membendung produk pabrikan. Akibatnya, beberapa pelaku usaha batik lokal Mojokerto memilih untuk gulung tikar. Nasib batik tulis pun makin tenggelam di tahun 1980-an.

Meski demikian, dewasa ini kerajinan batik Mojokerto kembali naik daun. Baik Pemerintah Kota dan Kabupaten Mojokerto mengupayakan promosi melalui event kedaerahan yang memberdayakan perajin batik lokal. Sejumlah motif pun juga telah dipatenkan sebagai corak khas Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual

Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual

Senin, 11 Mei 2026 14:46 WIB

Senin, 11 Mei 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini keracunan akibat menu makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Sebanyak ratusan siswa dari belasan sekolah di…

26.931 CJH Embarkasi Surabaya Diterbangkan ke Tanah Suci, Capai 61 Persen

26.931 CJH Embarkasi Surabaya Diterbangkan ke Tanah Suci, Capai 61 Persen

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per Minggu (10/05/2026), total sebanyak 26.931…

Pemkot Upayakan Penataan Balai Pemuda Jadi Ruang Seni Terbuka di Surabaya

Pemkot Upayakan Penataan Balai Pemuda Jadi Ruang Seni Terbuka di Surabaya

Senin, 11 Mei 2026 14:02 WIB

Senin, 11 Mei 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini tengah mengupayakan penataan kawasan Balai Pemuda yang nantinya dinilai sebagai upaya…

Korsleting Listrik, Gudang Sembako di Blitar Terbakar Habis, Dua Korban Luka

Korsleting Listrik, Gudang Sembako di Blitar Terbakar Habis, Dua Korban Luka

Senin, 11 Mei 2026 13:51 WIB

Senin, 11 Mei 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga Desa Sukorejo Kec.Sutojayan Kabupaten Blitar di kagetkan kobaran api dari sebuah gudang sembako pada Minggu (10-Mei-2026)…

Stok Melonjak Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Magetan Justru Anjlok hingga Rp500 Ribu

Stok Melonjak Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Magetan Justru Anjlok hingga Rp500 Ribu

Senin, 11 Mei 2026 13:40 WIB

Senin, 11 Mei 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berbeda dengan stok sapi yang menipis sehingga harganya juga mahal, justru harga kambing dan domba justru lebih murah karena jumlah…

Lewat Program SPHP, Bapanas Salurkan 7.700 Ton Jagung untuk Peternak Magetan

Lewat Program SPHP, Bapanas Salurkan 7.700 Ton Jagung untuk Peternak Magetan

Senin, 11 Mei 2026 13:33 WIB

Senin, 11 Mei 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti fenomena pakan ternak yang melonjak ugal-ugalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Badan Pangan…