Warga Binaan Lapas Klas IIB Blitar Produksi Kerupuk Puli untuk di Ekspor ke Hongkong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyerahan kepada pihak ketiga secara simbolis. SP/Hadi Lestariono
Penyerahan kepada pihak ketiga secara simbolis. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kerupuk puli yang diproduksi oleh warga binaan Lapas Klas IIB Blitar merambah ke mancanegara. Kerupuk puli diekspor ke Hong Kong dengan kemasan Kerupuk Puli PASTAR.

Ide warga binaan itu gayung bersambut, setelah pihak Kemenkumham Jawa Timur mendukung programnya. Dan ini untuk pertama kalinya yang akan dikirim ke Hongkong yang bekerjasama dengan pihak ketiga.

"Memang sesuai dengan agenda hari ini (Selasa 24/1), kami datang ke Blitar ada 3 agenda salah satunya launching pengiriman kerupuk puli ke Hongkong hasil produk dari warga Binaan Lapas Blitar bekerjasama dengan pihak ketiga terkait ekspor kerupuk puli, yang pertama kalinya," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari kepada wartawan, Selasa (24/1).

Pria berkacamata ini menambahkan bahwa saat ini jumlahnya masih sedikit yang diekspor.

"Yaaa kan memang baru pertama kalinya, jadi ada sekitar 20 dus, atau sekitar 35 pcs per dusnya dengan berat sekitar 380 Kg, dan kesemuanya akan dikirim ke Hong Kong," tambah Imam Jauhari.

Kehadiran Kepala Kemenkumham Jawa Timur ini ke Blitar selain melaunching perdana krupuk Puli produk WBP Lapas Blitar juga memberi arahan tentang Tupoksi Pemasyarakatan dan penandatanganan perjanjian kerja dengan pihak ketiga.

 

Tampak para WBP saat dikunjungi rombongan Kemenkumham Jawa Timur sedang beraktifitas membuat kerupuk puli.

Imam Jauhari dalam kesempatan itu memastikan WBP tetap mendapat keuntungan atau upah melalui produksi kerupuk puli yang ia kerjakan. 

Menurutnya Warga binaan akan mendapat premi dan uangnya akan diberikan setelah masa tahanan WBP selesai.

"Pasti akan tetap dapat upah, tapi akan dicatat atau ditabung dulu, dan setelah itu akan diberikan setelah bebas. Semoga ini (ekspor kerupuk puli) bisa makin banyak lagi, dan berkesinambungan," pungkas Imam Jauhari.

Sementara Markus Permadi (34), WBP asal Kec Selopuro Kab Blitar ini mengaku senang bisa memproduksi kerupuk puli, dirinya memproduksi kerupuk puli cukup mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

"Setelah ikut bimbingan kerja, terus produksi dengan teman-teman binaan lainya, ya senang karena bisa buat kerupuk puli sampai dikirim ke Hong Kong," tutur WB yang terjerat kasus narkoba ini. 

Laki laki bertubuh kecil ini berharap hasil yang diperoleh dari upah, bisa ditabung. "Di sini saya sudah 20 bulan, semoga tahun depan bisa bebas. Mungkin bisa meneruskan usaha ini karena sudah bisa produksi sendiri," kata Markus pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Aksi demonstrasi bertajuk “Warga Surabaya Turun ke Jalan” digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026). Ratusan …

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Aparat kepolisian melanjutkan pembubaran aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat hingga ke kawasan Jalan Pemuda, tepatnya di depan…

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyayangkan kembali terjadinya perusakan terhadap Gerbang yang saat ini…

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Lembaga pengawas program makan siang pemerintah, MBG Watch, mendesak pemerintah untuk segera memberlakukan moratorium atau p…

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –‎Selain dugaan pemerasan terhadap pengusaha dan pengembang dalam persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi berkedok CSR dan grati…

Kepergian Kiai Politisi dan Politisi Kiai, dengan Segudang Pengabdian

Kepergian Kiai Politisi dan Politisi Kiai, dengan Segudang Pengabdian

Jumat, 26 Jun 2026 19:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 19:19 WIB

Obituari Oleh Muhajirin  Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Dunia keulamaan dan masyarakat Kabupaten Lamongan kembali kehilangan salah satu putra t…