Dispendikbud Kabupaten Pasuruan akan Perbaiki 158 Sekolah Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siswa SDN Kluwut Wonorejo yang memanfaatkan ruang kepala sekolah untuk belajar.
Siswa SDN Kluwut Wonorejo yang memanfaatkan ruang kepala sekolah untuk belajar.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Banyaknya sekolah rusak di Kabupaten Pasuruan menjadi atensi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD). Para wakil rakyat yang ada di gedung Raci berharap, Pemkab Pasuruan harus merespon cepat. Perbaikan dan pembangunan sekolah rusak harus menjadi prioritas.

Bukan tanpa alasan. Dewan menilai, sekolah-sekolah rusak tersebut tak hanya memprihatinkan. Jika tak segera dibenahi, ini bisa mengancam siswa-siswi. Apalagi sudah ada insiden yang terjadi di Kejayan. Jangan ada korban lagi, apalagi sampai ada korban jiwa.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini. Ia mengaku, prihatin dengan insiden jebolnya atap TK PKK Inayatus Shobiyin di Dusun Taman, Desa Sumber Banteng, Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Begitu juga dengan sekolah lainnya. Karena kejadian tersebut mengancam keselamatan siswa.

“Buktinya di Kejayan, sampai menimpa siswa dan membuat luka,” kata Zaini.

Dari catatan wartawan, sekolah rusak dan mengganggu aktivitas ada banyak. Semuanya tersebar di wilayah timur, barat dan selatan.

Zaini tak menginginkan kejadian serupa terulang. Karena itu Pemkab Pasuruan dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, harus melakukan langkah. Segera benahi sekolah-sekolah yang rusak. Khususnya untuk sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan parah.

Jangan sampai ada kejadian serupa terulang. Sangat miris dan memprihatinkan. Harusnya, dinas terkait segera bergerak,” ujarnya.

Menurut Zaini, banyak sekolah yang mengalami kerusakan. Contohnya gedung perpustakaan SDN 1 Watukosek, Kecamatan Gempol. Sejauh ini belum tersentuh pembenahan.

Pendapat lain diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Shobih Asrori. Dia menilai, pandemi Covid-19 berdampak terhadap pembangunan daerah. Termasuk sekolah yang banyak mengalami kerusakan. “Dua tahun pembangunan sekolah sulit disentuh karena terdampak Pandemi Covid-19,” sampainya.

Di sisi lain kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan Hasbullah mengungkapkan, banyaknya sekolah rusak lantaran anggaran yang disiapkan, tidak mampu menjangkau sepenuhnya. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktornya.

Dari catatannya ada sekitar 158 sekolah yang mengalami kerusakan. Baik tingkat TK, SD hingga SMP. Namun dia tak merinci. “Kerusakan yang terjadi bervariasi. Ada yang ringan, sedang hingga parah,” bebernya.

Hasbullah menambahkan, tahun ini dispendik tengah merencanakan untuk melakukan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang dianggap prioritas untuk dibenahi. Selain rusaknya parah juga sudah masuk sistem informasi pembangunan daerah (SIPD).

“Tentu tidak bisa dibenahi sepenuhnya. Karena menyesuaikan anggaran yang tersedia,” ujarnya tanpa menyebut berapa banyak sekolah yang akan dibenahi dan anggaran yang disiapkan. ris

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…