Komisi IV DPRD Gresik Prihatin Aksi Kekerasan di Sekolah, Akan Panggil Dispendik

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi IV DPRD Gresik M Zaifuddin. SP/M Aidid
Ketua Komisi IV DPRD Gresik M Zaifuddin. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Komisi Pendidikan DPRD Kabupaten Gresik prihatin atas kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Sebagai informasi, KR siswa SMPN di Gresik mengalami penganiayaan saat mengikuti Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Aksi itu pun dilaporkan oleh orang tua siswa ke polisi, hal ini karena sang anak dirawat di rumah sakit, dan sempat dioperasi bagian tulang rahang kanan. 

Ketua Komisi IV DPRD Gresik yang membidangi pendidikan, M Zaifuddin merasa prihatin atas kejadian tersebut. Dia juga akan turun dan memanggil Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

"Yang pertama saya atas nama Komisi IV merasa prihatin dengan kejadian tersebut, kami akan segera turun untuk mendengarkan langsung dengan problem yang terjadi," katanya, Selasa (20/10/2024).

Zaifuddin menyampaikan, proses pengawasan di sekolah seharusnya menjadi perhatian bersama. Sehingga, kekerasan di lingkungan sekolah bisa diminimalisir.

"Pengawasan kepada anak didik harus lebih ditingkatkan lagi agar tidak terjadi seperti itu," ujarnya.

Langkah yang diambil politisi Gerindra asal Wringinanom ini, memerintahkan anggota komisi IV yang berada di Kecamatan Dukun untuk menelusuri penyebab kekerasan itu bisa terjadi. 

Apalagi di lingkungan sekolah. Bahkan korban sampai pingsan dan mengalami luka di bagian geraham akibat kekerasan yang dilakukan oleh temannya sendiri sesama pelajar.

"Kami perintahkan langsung untuk anggota komisi IV yang berada di dapil Dukun-Panceng untuk mencari tahu kronologinya, setelah itu baru kita panggil dispendik dan pihak sekolah," tegasnya.

Diketahui korban terpaksa dilarikan ke UGD Puskesmas Mentaras usai dihajar oleh temannya yang sama-sama satu sekolahan hingga pingsan.

Tak hanya pingsan, siswa berinisial KR juga mengalami luka lebam di bagian bibir dan mulut dalam. Merasa anaknya menjadi korban penganiayaan, sang orang tua akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Dukun.

Awalnya duduk berdampingan. Korban melihat ada anak dilempar batu oleh salah seorang siswa. 

Korban lalu bergurau mengusapkan kertas buku ke pipi temannya. Tiba-tiba terduga pelaku itu berdiri lalu menendang anak korban sampai pingsan. 

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…