Dokter: Kondisi Kronis Sering Kali Didiagnosis Mulai Usia 50 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lansia mengalami kondisi-kondisi kronis tergantung pada genetika, gaya hidup, etnis dan ras, serta faktor lainnya.
Lansia mengalami kondisi-kondisi kronis tergantung pada genetika, gaya hidup, etnis dan ras, serta faktor lainnya.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter spesialis penyakit dalam dan asisten Profesor di Divisi Kedokteran Umum University of Michigan, Renuka Tipirneni, mengatakan beberapa kondisi kronis sering kali didiagnosis mulai usia 50 tahun.

Lansia yang mengalami kondisi-kondisi kronis itu bervariasi, tergantung pada genetika, gaya hidup, etnis dan ras, serta faktor lainnya. Dilansir Eat This Not That, Rabu (8/2/2023), berikut adalah masalah kesehatan paling umum yang dapat menyerang ketika Anda mencapai usia 50 tahun:

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama strok, serangan jantung, penyakit ginjal, dan masalah lain yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini menjadi lebih umum di antara orang-orang yang berusia di atas 50 tahun karena pembuluh darah menjadi kurang elastis.

Karenanya, orang yang berusia 40 tahun atau lebih tua harus memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap tahun. Jika Anda menderita hipertensi, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan yang lebih rutin lagi.

Lalu, kolesterol tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis dan penyumbatan pada pembuluh darah jika tidak ditangani. Aterosklerosis menyebabkan peradangan dan perubahan pembuluh darah lebih lanjut yang meningkatkan risiko kejadian jantung, kejadian serebrovaskular, penyakit pembuluh darah perifer, gangguan kognitif, dan kerusakan organ lainnya.

Penyakit lainnya, osteoarthritis merupakan kondisi kronis di sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. Prevalensi osteoartritis di Indonesia bahkan meningkat seiring dengan usia yaitu sebesar 5 persen pada individu berusia kurang dari 50 tahun.

"Ini bisa sangat mengganggu bahkan di bawah usia 50 tahun, tetapi terutama di atas usia 50 tahun, kita melihat rasa sakit yang terkait dengan itu semakin banyak," kata Tipirneni.

Obesitas adalah faktor risiko osteoartritis. Tingkat artritis pinggul dan lutut yang parah meningkat seiring bertambahnya usia pasien.

Kemudian, studi Frontiers in Public Health menemukan, tingkat diabetes telah meningkat seiring bertambahnya usia dan kelebihan berat badan. Diabetes terkait dengan komplikasi yang meliputi penyakit arteri perifer dan neuropati perifer, yang berkontribusi pada ulkus kaki diabetik dan amputasi.

Pada tahap awal, diabetes dapat ditangani dengan perubahan gaya hidup. "Kadang-kadang kita perlu menambahkan beberapa obat juga untuk membantu mengendalikan kadar gula darah,” profesor emeritus di Stanford University School of Medicine, Kate Lorig.

Dan penyakit lainya, penuaan menyebabkan hilangnya kepadatan tulang pada pria dan wanita, meskipun wanita lebih sering mengalaminya setelah usia 50 tahun. Hal ini disebabkan oleh menopause. Menurut Mayo Clinic, wanita didiagnosis menopause rata-rata pada usia 51 tahun.

"Ketika Anda berhenti memproduksi estrogen, kepadatan tulang Anda biasanya menurun," kata seorang ahli penyakit dalam yang berbasis di Washington, dr Lucy McBride.

Sekitar 20 persen wanita berusia di atas 50 tahun mengalami osteoporosis, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). Studi Frontiers in Public Health juga menyebutkan bahwa osteoporosis dikaitkan dengan peningkatan angka patah tulang.hlt/tua

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Transformasi Dunia Pendidikan, Bank Jatim Launching JConnect Edu

Dukung Transformasi Dunia Pendidikan, Bank Jatim Launching JConnect Edu

Rabu, 22 Apr 2026 19:57 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 19:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka mendukung dunia Pendidikan di Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) baru saja melaunching…

Ribuan Peserta Ramaikan Turnamen Domino HGI di Surabaya, Bukti Olahraga Pikiran Kian Diminati

Ribuan Peserta Ramaikan Turnamen Domino HGI di Surabaya, Bukti Olahraga Pikiran Kian Diminati

Rabu, 22 Apr 2026 19:54 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen domino berskala nasional yang digelar Higgs Games Island (HGI) di Grand City Mall Surabaya pada 18–19 April 2026 berlangsung s…

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…