Tewasnya Mahasiswa Poltek Pelayaran Surabaya

Satu Senior jadi Tersangka dan Ditahan, 2 Lain Bisa Menyusul

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan satu tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan Muhammad Rio Ferdinan Anwar (20), mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya meninggal.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menyebut, tersangka berinisial AJP (19), asal Banyuurip, Surabaya. Dia merupakan senior korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Mirzal, diketahui hanya tersangka yang melakukan pemukulan. Pemukulan itulah yang meninggalkan bekas luka di tubuh Rio. Pemukulan itu juga yang membuat Rio tewas.

"Dari 13 saksi yang kami periksa, keterangan mereka mengerucut bahwa AJP ini yang melakukan penganiayaan," jelas Mirzal, Rabu (8/2/2023).

"Dipukul beberapa kali, ada luka memar di sekitar dadanya di ulu hati, sehingga mempengaruhi jalannya nafasnya, sehingga dia (korban) kekurangan oksigen dan meninggal," tandas Mirzal.

Alumni Akpol 2004 itu menyatakan bahwa tersangka AJP sudah ditahan. "Kami terapkan Pasal 353 ayat 3 KUHP dan atau 351 ayat 3 KUHP kepada tersangka," tegasnya.

Sementara Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Zainul Abidin menambahkan, dari hasil pemeriksaan medis tersangka dinyatakan sehat.

Sementara itu Kasihumas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih mengatakan jika saat ini Unit Resmob Polrestabes Surabaya masih meminta keterangan secara mendalam terhadap dua saksi kasus yang penganiayaan di Politeknik Pelayaran Surabaya dan menewaskan M. Rio Ferdinand.

“Iya mas, dua orang masih belum boleh kembali karena kami butuh keterangan lebih dalam,” ujarnya, Selasa (07/02/2023) malam.

Disinggung apakah kedua orang yang masih dalam proses dimintai keterangan tersebut adalah tersangka utama, Fakih menjelaskan jika saat ini pihak Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mendalami kemungkinan-kemungkinan yang ada.

“Mohon bersabar. Biarkan petugas melakukan penyelidikan. Pasti kami tangani dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” imbuh Fakih.

Barang bukti yang ikut disita, 2 buah bekas tisue ada darah, 2 buah bekas gelas air minum, 1 buah alat cukuran, visum, Rekaman CCTV serta pakaian yang dipakai pada waktu kejadian.

Diketahui sebelumnya makam mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya dibongkar karena korban diduga tewas karena dianiaya. Dugaan tersebut muncul dari kondisi jasad korban yang banyak terdapat bekas luka.

Merasakan banyak kejanggalan dalam kematian anaknya, Aiptu Mochamad Yani, ayak korban yang saat ini aktif bertugas di Polsek Kutorejo, Polres Mojokerto melaporkan kasus tersebut ke polisi. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Puluhan Dispensasi Kawin Diajukan di Magetan, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

Puluhan Dispensasi Kawin Diajukan di Magetan, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

Selasa, 06 Okt 2026 12:24 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat sebanyak 40 perkara dispensasi kawin sepanjang 2026, yang mana mayoritas permohonan diajukan…

Kabar Manis! Harga Jagung di Magetan Naik 27 Persen, Tembus Rp7.400 per Kg

Kabar Manis! Harga Jagung di Magetan Naik 27 Persen, Tembus Rp7.400 per Kg

Selasa, 06 Okt 2026 12:22 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sejumlah petani di Kabupaten Magetan kini mendapat kabar manis memasuki panen raya. Pasalnya, saat ini harga jagung pipil kering di…

Komitmen Tangani TB, Pemkab Bangkalan Lakukan Kolaborasi Lintas Sektor Susun RAD-TB 2027

Komitmen Tangani TB, Pemkab Bangkalan Lakukan Kolaborasi Lintas Sektor Susun RAD-TB 2027

Selasa, 06 Okt 2026 11:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai upaya dalam mencegah penyebaran penyakit menular tersebut di wilayah setempat, khususnya Tuberkulosis (TB), Pemerintah…

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Stok BBM di Kota Madiun

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Stok BBM di Kota Madiun

Selasa, 06 Okt 2026 11:43 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- Pertamina Patra Niaga berkomitmen menghadirkan energi bagi masyarakat dengan memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran Bahan…

Manfaatkan Perkembangan dan Etika Penggunaan AI, Polres Blitar Sosialisikan ke Siswa SMAN 1 Talun

Manfaatkan Perkembangan dan Etika Penggunaan AI, Polres Blitar Sosialisikan ke Siswa SMAN 1 Talun

Selasa, 06 Okt 2026 11:22 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring perkembangan teknologi termasuk teknologi Artoficial Intelligence (AI) sehingga menjalar kemasarakat, termasuk anak anak…

Dukung Pembangunan, Pemkab Tulungagung Siapkan Perluasan Lahan Gerai KDKMP

Dukung Pembangunan, Pemkab Tulungagung Siapkan Perluasan Lahan Gerai KDKMP

Selasa, 06 Okt 2026 11:10 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten…