Dokter: Kenali Tanda Keputihan Abnormal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Keputihan merupakan proses alami dan normal yang dialami wanita. Namun, setiap perubahan pada keputihan bisa menjadi tanda infeksi. Biasanya, keputihan tampak bening, putih, atau seperti cairan putih pudar, dan terdiri atas sel serta bakteri.

“Keputihan seperti itu punya peran di leher rahim dan vagina karena membantu membersihkan area-area ini dan menghilangkan bakteri," kata seorang dokter kandungan dan ginekolog, dr Jagriti Varshney, dikutip dari Indian Express.

Namun, dr Varshney mengatakan ada karakteristik terpisah untuk keputihan normal dan abnormal. Perhatikan perubahan seperti dari tekstur, bau, warna, dan jumlah keputihan karena itu dapat mengindikasikan adanya masalah.

Keputihan yang normal biasanya berbentuk cairan yang encer, bening, tidak berbau, tidak menimbulkan rasa gatal atau iritasi, dan biasanya terjadi dua pekan sebelum menstruasi saat ovulasi terjadi. Namun, jumlah yang keluar dapat meningkat jika seseorang, misalnya, mengonsumsi pil kontrasepsi oral.

Apabila keputihan mengalami perubahan penampakan seperti berikut, maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Keputihan yang kental atau gatal mungkin, artinya Anda mungkin mengalami infeksi, warna keputihan kuning tua, cokelat, abu-abu, atau hijau dapat mengindikasikan infeksi, bau amis atau busuk dari kotoran, jumlah keputihan yang terlalu banyak.

Menurut dr Varshney, gejala lain yang terkait dengan keputihan yang tidak normal adalah merasa sakit ketika berhubungan seksual. Kemudian sering buang air kecil; terasa sakit atau nyeri di daerah panggul; gatal; serta ada benjolan dan pembengkakan di daerah vagina.

Ada beberapa infeksi yang menyebabkan keputihan menjadi tidak normal: Infeksi ragi (jamur). Kondisi ini terjadi ketika jamur tertentu yang disebut kandida tumbuh di vagina. Ini menyebabkan cairan menjadi kental dan seperti keju. Ini bisa membuat bengkak vagina dan menyebabkan gatal terus-menerus dan hubungan seks yang menyakitkan. Infeksi semacam itu diobati dengan obat antijamur.

Trichomoniasis. Ini adalah infeksi menular seksual (IMS) yang bisa didapat dari berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi. Ini bisa menyebabkan keputihan berwarna hijau, kuning, atau abu-abu, dan teksturnya menjadi berbusa. Penyakit ini disebabkan oleh parasit dan dapat diobati dengan antibiotik.

Bakteri vaginosis (BV). Kondisi ini terjadi melalui kontak seksual tetapi tidak setiap saat. Orang dengan BV memiliki keputihan berwarna abu-abu atau putih, dengan bau busuk.

Klamidia dan gonore. Ini merupakan infeksi menular seksual (IMS) umum yang dapat diobati melalui antibiotik. Seseorang dapat memiliki debit keruh, hijau, atau kuning dalam kasus ini. Ini dapat menyebar jika tidak diobati. Kondisi ini juga dapat terjadi melalui hal-hal yang tidak menular seperti akibat pembalut, sabun, mainan seks, alat pengaman seks, atau karena kadar estrogen yang lebih rendah menyebabkan vaginitis atrofi selama menopause.hlt/kpt

Tag :

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…