Bulog Kediri Ungkap Penyebab Tingginya Harga Beras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi. Foto: Bulog.
Foto ilustrasi. Foto: Bulog.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Harga beras di Kediri tergolong relatif tinggi dan cenderung melebihi harga eceran tertinggi (HET) yakni sebesar Rp9.450 per kilogram. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bulog Subdrive Kediri Heri Sulistyo buka suara mengenai penyebab meroketnya harga komoditas beras di pasaran.

Heri mengatakan, jika kenaikan harga tersebut dipicu oleh sejumlah faktor, di antaranya belum memasuki masa panen raya dan dipicu oleh faktor gagal panen oleh para petani pada tahun sebelumnya yang diakibat oleh faktor cuaca maupun bencana alam.

Menurutnya, kurangnya pasokan beras tersebut menyebabkan tingginya harga beras di pasaran. Heri mengakui jika hasil produksi serapan beras saat ini mengalami penurunan sehingga membawa dampak pada kenaikan harga beras di pasaran. Ia menuturkan, jika pasokan beras mulai banyak, biasanya harga akan mengalami penurunan.

"Kenaikan harga beras ya mungkin karena pasokan berkurang ya. Memang belum memasuki panen raya di masyarakat. Kemudian panen musim lalu ya mungkin berkurang. Karena beberapa faktor diantaranya bencana alam serta pengurangan konvensi lahan pertanian yang dulu produktif," jelas Heri.

Kendati demikian, Heri memastikan, harga beras akan kembali stabil saat masa panen raya tiba yang akan dimulai pada bulan Maret-April mendatang.

"Diperkirakan awal bulan Maret 2023 sudah mulai panen, tetapi tergantung juga data dari Dinas Pertanian nanti kira kira kapan untuk panen raya di wilayah Kediri ini," ujarnya.

Adapun upaya Bulog Kediri untuk menekan melambungnya harga beras sembari menunggu masa panen raya tiba yakni dengan menggencarkan operasi pasar bersama dengan pemerintah daerah.

Dalam operasi pasar tersebut, ia mengaku telah menggelontorkan beras sebanyak 16 ton. Operasi pasar kemungkinan akan terus dilakukan hingga musim panen raya tiba.

Tak hanya itu, Bulog Kediri juga merangkul rekanan yang melibatkan para  pedagang pasar untuk menjual beras murah dari Bulog.

"Selain operasi pasar langsung ke masyarakat, kita juga melakukan distribusi beras murah medium ke beberapa pedagang pasar yang telah bekerja sama dengan Bulog yang kita sebut sebagai toko pangan kita (TPK)," katanya.

Untuk diketahui, harga beras di operasi pasar itu dipatok dengan harga Rp 44.000 per 5 kilogram. Namun dengan syarat merupakan warga ber-KTP Kota Kediri dan satu warga/KTP hanya diperbolehkan membeli maksimal dua bungkus beras. kdr

Berita Terbaru

Hari Pelanggan Nasional, PLN UID Jatim Gelar Konvoi Motor Listrik dan Senam Sehat di Surabaya

Hari Pelanggan Nasional, PLN UID Jatim Gelar Konvoi Motor Listrik dan Senam Sehat di Surabaya

Selasa, 08 Sep 2026 12:44 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 12:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar k…

Biaya Energi Jadi Tantangan Industri, SUN Dorong PLTS dan Elektrifikasi untuk Tekan Operasional

Biaya Energi Jadi Tantangan Industri, SUN Dorong PLTS dan Elektrifikasi untuk Tekan Operasional

Selasa, 08 Sep 2026 12:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 12:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kebutuhan industri terhadap energi yang lebih efisien dan rendah emisi mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) d…

Demi Keamanan Pengguna Jalan, Pemkab Lumajang Tertibkan Jaringan Kabel Internet

Demi Keamanan Pengguna Jalan, Pemkab Lumajang Tertibkan Jaringan Kabel Internet

Selasa, 08 Sep 2026 12:28 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna memastikan infrastruktur telekomunikasi tetap aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Sejumlah Hotel di Bondowoso Alami Pembatalan Reservasi Imbas Karhutla Kawasan Ijen

Sejumlah Hotel di Bondowoso Alami Pembatalan Reservasi Imbas Karhutla Kawasan Ijen

Selasa, 08 Sep 2026 12:23 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Ijen, kini mulai dirasakan pada sektor…

Warga Situbondo Andalkan Mata Air Berwarna Putih Imbas Kemarau Panjang

Warga Situbondo Andalkan Mata Air Berwarna Putih Imbas Kemarau Panjang

Selasa, 08 Sep 2026 12:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Guna memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau, warga di Dusun Mindi, Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten…

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Malang Siapkan 1.000 Alat Tes Makanan

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Malang Siapkan 1.000 Alat Tes Makanan

Selasa, 08 Sep 2026 12:11 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna memperketat pengawasan keamanan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…