Warga Pasuruan Bubarkan Aktivitas Penambangan Ilegal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga membubarkan secara paksa aktivitas tambang yang diduga ilegal di Kabupaten Pasuruan.
Warga membubarkan secara paksa aktivitas tambang yang diduga ilegal di Kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan -  Gelombang penolakan terhadap aktivitas penambangan ilegal atau illegal mining di Kabupaten Pasuruan terus bermunculan sekarang.

Sebelumnya, gabungan NGO yang tergabung dalam Persatuan Organisasi Rakyat untuk Transparansi dan Advokasi Lingkungan (PORTAL) sudah melakukannya.

Bahkan, PORTAL berangkat ke Jakarta untuk melaporkan aktivitas tambang - tambang ilegal yang berpotensi merusak alam dan lingkungan di Kabupaten Pasuruan.

Kini, ratusan warga warga Desa Sumber Anyar Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan membubarkan aktivitas tambang yang diduga ilegal di komplek TNI AL, Grati. 

Sekadar informasi, komplek TNI AL itu masih menjadi sengketa antara TNI dan warga, karena kedua pihak sama - sama mengklaim memiliki dan berhak atas tanahnya.

“Sebenarnya sudah satu bulan, ada satu alat berat disini. Warga sudah mulai curiga,” kata Ketua Forum Komunikasi Tani Sumber Anyar Susanto, Senin (13/2/2023). 

Puncaknya, dua hari yang lalu. Dikatakan Susanto, datang satu alat berat kembali. Dan akhirnya, hari minggu kemarin, ada aktifitas disana.

“Akhirnya, warga pun bersepakat ada kurang lebih 100 orang mendatangi mereka yang sedang aktivitas disana dan mempertanyakannya,” lanjutnya.

Sebelumnya, kata dia, pertambangan tanpa izin memang sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan berganti-ganti pelaksananya.

Terbaru, PT SJA bekerja sama dengan sebuah koperasi milik lembaga negara melakukan penambangan dan menjual pasir hasil galian.

"Kegiatan penambangan itu sangat merugikan warga. Lingkungan rusak, lahan garapan petani juga terancam habis,” sambungnya.

Selain itu, kata dia, warga juga curiga aktivitas pertambangan ini juga tidak memiliki surat izin yang lengkap sebab perjanjiannya hanya pematangan lahan.

Dan itu, kata dia, pematangan lahan yang diklaim milik TNI. Sedangkan itu masih dalam sengketa dan belum ada keputusan resmi itu milik siapa.

Di lokasi, ada dua alat berat yang tengah beroperasi. Meski belum ada armada truk pengangkut muatan, namun di lokasi terdapat kegiatan penyaringan pasir halus.

"Pengawas tambang beralasan kegiatan itu hanya pematangan lahan. Tapi faktanya, hasil tambang itu sudah dijual dan diangkut keluar lokasi," tandas Susanto. 

Warga menuntut kegiatan penambangan ilegal tersebut segera dihentikan, karena dikhawatirkan akan memicu konflik warga dan TNI AL yang berkepanjangan. ris

Berita Terbaru

DJKN Jawa Timur Optimis Selesaikan Target

DJKN Jawa Timur Optimis Selesaikan Target

Jumat, 16 Okt 2026 06:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 06:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA : Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN), Evita Manthovani memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pengawas dan…

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Kuasa hukum Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri S…

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan dan p…

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…