Kurun Waktu Januari-Februari, Polres Blitar Ungkap 9 Kasus Pidana dengan 13 Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti saat beri keterangan. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti saat beri keterangan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sejak awal Januari dan pertengahan Februari 2023 Polres Blitar berhasil membekuk 13 tersangka pelaku tindak pidana kejahatan, dua diantaranya perbuatan asusila/cabul dan persetubuhan di bawah umur dengan korban berusia 12 tahun. 

Hal itu disampaikan Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuri S.IK dalam keterangan releasenya pada Senin (13/2). AKBP Anhar menyampaikan pengungkapan kasus pidana ada 9 kasus sejak Januari sampai Februari 2023 diantaranya pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian Hp 1 kasus dengan tersangka 3 orang, pengeroyokan dengan pasal 170 KUHP satu kasus dua tersangka, perbuatan penadah 1 kasus dengan tersangka 3 orang dan pencurian kayu hutan 1 tersangka selain kasus susila dan persetubuhan.

"Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan kita (Polres Blitar) ungkap 9 kasus dengan berbagai kasus pidana dan yang menjadi perhatian adalah kasus persetubuhan yang dilakukan oleh ayah kandungnya terhadap putrinya yang masih duduk di bangku SD kelas 6, juga pencabulan terhadap saudara iparnya dengan korban berusia 15 tahun, kini dan kasus penadah barang curian," papar AKBP Anhar di depan wartawan yang selanjutnya tunjukan barang bukti dengan didampingi Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari dan Kasubag Humas Iptu Udhiyono.

Selanjutnya AKP Tika panggilan akrabnya ini membeberkan kasus kasus tersebut pada wartawan, seperti pencurian sebuah truk dengan tersangka Iwan Deni Asmara (41) warga Kab Nganjuk ini telah melakukan pencurian di beberapa kota termasuk di Wilkum Polres Blitar. Dan pencurian HP juga dua pelaku pengeroyokan dengan 2 tersangka yang berasal dari salah satu perguruan silat, juga penadah barang curian, juga pencurian kayu hutan.

"Untuk tersangka persetubuhan oleh YK (44) terhadap anak kandungnya dengan cara diancam/paksa YK karena mereka satu rumah ibunya kerja di luar negeri, dan kini korban hamil 6 bulan dan korban masih pelajar kelas 6 SD, sedang pencabulan dilakukan oleh Yudi Irawan (29) terhadap adik iparnya yang masih umur 15 tahun, untuk kedua kasus ini mereka dijerat pasal 81 UU RI Nomor 17/2016 dengan ancaman 5 tahun maksimal 15 tahun. Untuk tersangka YK ditambah 1/3 hukuman karena dari keluarga atau anak kandungnya," terang polwan yang bersuamikan perwira TNI AL ini.

Dalam releasenya juga ditunjukkan barang bukti 4 motor, BPKB mobil truk dan alat pencurian, untuk penadah 3 buah HP dan 170 KUHP berupa batu dan alat penganiayaan lainya.

"Sesuai arahan Kapolres kita terus memantau Kamtibmas apa lagi jelang puasa, sehingga wilayah hukum Polres Blitar masyarakat merasa aman, nyaman dan kondusif," pungkas AKP Tika Pusvita Sari. Les

Berita Terbaru

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…