Pemkot Madiun Fokus Tingkatkan Sektor Ekonomi pada 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Madiun Maidi. Foto: Pemkot Madiun.
Wali Kota Madiun Maidi. Foto: Pemkot Madiun.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2024 pada Senin (13/2/2023). Skala prioritas pembangunan tahun depan pun telah dibahas dan disusun.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan pembangunan daerah di Kota Madiun pada tahun 2024 akan berfokus pada peningkatan ekonomi. Hal tersebut bertujuan untuk menambah kesejahteraan masyarakat.

"Peningkatan ekonomi akan menjadi skala prioritas pembangunan Kota Madiun. Semua pembangunan infrastruktur juga harus mendukung peningkatan ekonomi. Semua kebijakan untuk non-infrastruktur juga harus berhubungan dengan ekonomi," kata Maidi di Madiun, Rabu (15/2/2023).

Menurutnya, dengan peningkatan dan pertumbuhan kondisi ekonomi yang signifikan maka akan berdampak pada daya beli masyarakat Kota Madiun yang naik dan tentunya juga akan berimbas pada tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Sehingga manakala Kota Madiun itu ekonominya baik, maka semuanya akan ikut baik. Itu yang jadi skala prioritas tahun 2024," ujarnya.

Maidi menuturkan, program pembangunan 2024 harus memiliki peran besar dalam mendongkrak perekonomian. Pasalnya, ia menginginkan Kota Pendekar menuju kota entrepreneur. Artinya, semua pembangunan harus memiliki nilai jual.

“Pembangunan yang sekiranya tidak memiliki nilai jual dapat diminimalkan. Sebab, semua pembangunan di kota kita wajib memiliki multieffect (efek berganda),” tuturnya.

“Kita pikirkan bagaimana multi efek player itu, berdampak pada pembangunan ekonomi. Kalau untuk tahun ini, anggaran untuk infrastruktur kita hampir dua milyar. Terutama untuk pavingisasi dan lampu. Karena kalau lampu terang, gerakan ekonomi waktunya panjang. Minimal Kota Madiun dapat ‘hidup’ 18 jam,” imbuhnya.

Ia menerangkan, pembangunan untuk mendongkrak perekonomian yang akan dilakukan di tahun ini dan mendatang salah satunya adalah melanjutkan pengembangan kawasan Jalan Pahlawan terutama di Pahlawan Businnes Center (PBC).

Orang nomor satu di Kota Madiun tersebut menilai, lokasi bekas lapangan tenis di depan Kantor Bakorwil Madiun tersebut memiliki potensi besar dalam mendongkrak perekonomian. Pasalnya, PBC digadang-gadang menjadi window display Jawa Timur bagian barat.

Maidi menyebut, nantinya PBC akan digunakan sebagai area pameran produk unggulan UMKM dan agenda menarik wilayah Madiun Raya dan sekitarnya.

“Semua event besar ada di PBC sehingga akan memiliki daya tarik bagi wisatawan daerah sekitar untuk datang ke Kota Madiun. Mereka akan menghabiskan uang untuk belanja di kota kita,” ucapnya.

Tak hanya itu, Pemkot Madiun juga akan melakukan penguatan pengelolaan lapak, pelatihan pemasaran dan transaksi digital UMKM, percepatan penurunan tingkat pengangguran terbuka, penyiapan pasar hasil produksi UMKM melalui Lapak Kelurahan dan kebijakan penggunaan produksi lokal hasil UMKM.

Kemudian, pemberian subsidi komponen upah tenaga kerja untuk mengurangi biaya produksi (asuransi ketenagakerjaan dan jaminan hari tua) serta pemberdayaan masyarakat melalui proyek padat karya dan swakelola dengan Pokmas.

Selain itu, Pemkot Madiun juga akan menambah pengadaan bus wisata "Mabour" atau "Madiun Bus On Tour". Keberadaan bus wisata yang banyak dan nyaman akan mendatangkan banyak orang untuk berkunjung dan berbelanja ke Kota Madiun.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Pemkot Madiun juga bakal menyempurnakan tempat-tempat wisata buatan yang sudah ada di Kota Madiun dengan pemenuhan fasilitas wisata agar semakin dikagumi oleh orang-orang. Salah satu contohnya kawasan Sumber Wangi-Sumber Umis yang akan ditambah dengan replika keajaiban dunia.

”Dengan demikian, tidak ada pembangunan yang pasif atau menghambat ekonomi. Tahun depan, kami mainkan entrepreneur dengan maksimal,” tutupnya. mdn

Berita Terbaru

Turunkan Angka Stunting Anak, Pemkab Madiun Optimalkan Bulan Timbang Serentak

Turunkan Angka Stunting Anak, Pemkab Madiun Optimalkan Bulan Timbang Serentak

Rabu, 12 Agu 2026 10:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mempercepat penurunan angka kekerdilan anak atau "stunting", Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur mengoptimalkan…

Lewat Program KRISNA, Pemkot Surabaya Tetapkan 26 Titik Belajar untuk Masyarakat

Lewat Program KRISNA, Pemkot Surabaya Tetapkan 26 Titik Belajar untuk Masyarakat

Rabu, 12 Agu 2026 10:32 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk mendekatkan akses pendidikan kepada warga yang belum menuntaskan pendidikan formal, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru

Mobil Listrik Makin Banyak, Jalan Terancam? Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Skema Pajak Baru

Rabu, 12 Agu 2026 10:11 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Jawa Timur dinilai perlu diimbangi dengan kebijakan fiskal dan infrastruktur yang…

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang tunai sebesar Rp1.240.000.000 dari anggota Dewan Perwakilan…

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…