Diduga Bubuk Petasan Meledak Tewaskan 4 Orang dan 25 Rumah Rusak Parah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si semalam di TKP. SP/Lestari
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si semalam di TKP. SP/Lestari

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Minggu (19/2) malam sekitar pukul 22.35 WIB, warga Desa Karangbendo Kec Ponggok Kabupaten Blitar digemparkan suara ledakan dahsyat. Dalam ledakan yang terjadi dua kali itu mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, 8 lainnya alami luka-luka termasuk bayi berusia 4 bulan, selain korban jiwa, juga 25 rumah hancur termasuk rumah yang diduga asal ledakan tersebut rata dengan tanah.

Ledakan dahsyat yang terdengar hingga radius 10 Km dari titik ledakan itu menurut Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si semalam di TKP, berasal dari rumah Darman (65) warga setempat. Menurutnya ledakan diduga dari racikan petasan yang berada di rumah Darman.

"Sementara kita masih lakukan penyelidikan dan dugaan sementara ledakan berasal dari bubuk petasan apalagi bau belerang menyebar ke seluruh TKP, untuk itu kita masih menunggu team jihandak/jibom dari Polda Jatim," kata AKBP Argowiyono Minggu (19/2) malam.

 

Dalam lanjutan penyelidikan ledakan oleh Polisi dan Team Jihandak Polda Jawa Timur pada Senin (20/2),  petugas mendeteksi asal ledakan diduga berasal dari 3 panci yang berisi mesiu atau black powder.

"Memang team temukan 3 panci walau sudah hancur diduga berisi mesiu dan setiap panci bisa berisi 3 sampai 5 Kg bubuk mesiu, hal itu mudah terbakar dan meledak bila terkena percikan api, kini masih kita dalami, karena pemilik rumah dan 3 orang lainya sudah meninggal yang utuh hanya Pak Darman pemilik rumah, yang 3 korban dalam keadaan hancur, karena suara ledakan berasal dari dapur, dimana racikan petasan itu sedang dibuat petasan dan terkena percikan api rokok," tambah AKBP Argo di TKP didampingi Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Inf Sapto Dibyono.

Sementara informasi diperoleh keterangan bahwa Darman dan kedua anaknya setiap jelang puasa membuat (produksi) petasan, hal itu disampaikan tetangga-tetangganya kepada petugas di TKP Senin (20/2) siang.

"Semntara kita temukan korban satu orang meniggal dunia dan ada serpihan daging dan tulang yang diduga 3 korban, untuk 8 korbannya alami luka luka kita masih menunggu team dari Labfor Polda Jatim," kata AKBP Argo.

Atas peristiwa ledakan tersebut terdeteksi 4 korban selain Darman untuk serpihan daging itu ternyata milik korban Aripin dan Widodo, keduanya adalah anak Darman sedang korban Wawa keponakan Darman. 

Sampai pukul 13.00 team kesehatan Polres Blitar Kota dan TNI juga BPBD masih mencari serpihan serpihan tubuh ke 3 korban yang berserakan di sekitar TKP yang tertutup reruntuhan rumah yang hancur untuk juga korban hewan 2 ekor kambing dan belasan ekor ayam.

Dalam kesempatan itu Bupati Blitar Hj Rini Syarifah turut meninjau TKP ledakan didampingi Kadis/Sosial/Kadinkes dan beberapa Ka OPD termasuk Kapolres Blitar Kota, Dandim Blitar. 

 

Dalam peninjuanya Hj Mak Rini kepada wartawan atas peristiwa itu pihaknya prihatin, untuk itu Pemkab Blitar segera turun tangan untuk membantu musibah tersebut.

"Ini memang musibah atau bencana tapi bukan bencana alam ya, tapi bencana akibat Human Error, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa, kami segera membuat posko posko baik kesehatan dan posko Dinsos (tenda) untuk warga yang rumahnya rusak akibat ledakan ini, selain tenda untuk menampung warga juga kita akan koordinasi dengan Perkim, untuk besaran sumbangan kerusakan kita nanti akan klasifikasi ringan, sedang dan berat kerusakan rumah warga. Untuk korban sudah ditangani dinkes sejak semalam termasuk anak bayi berusia 4 bulan harus jalani opname," terang Mak Rini panggilan akrab Bupati Blitar.

Tampak petugas Jihandak Polda Jatim terus melakukan penyelidikan atas ledakan tersebut. Les

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…