Studi: Okra Bantu Stabilkan Gula Darah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Diabetes menjadi penyakit yang banyak menyerang dewasa muda saat ini. Penyakit diabetes dibagi menjadi dua, yaitu diabetes tipe 1 dan 2.

Diabetes tipe 1 terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin. Sementara itu, diabetes tipe 2 terjadi jika tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.

Oleh karena itu, pengidap diabetes diminta untuk terus melakukan diet sehat dan seimbang. Artinya, mereka harus menghindari makanan yang tinggi gula, lemak, dan garam.

Langkah ini dilakukan seiring mengonsumsi banyak buah dan sayuran, protein, dan pati karbohidrat tertentu. Salah satu buah yang sangat bermanfaat adalah okra.

Terapis nutrisi Orley Kutner menjelaskan okra mengandung jenis serat khusus yang tidak larut dan dapat membantu menstabilkan glukosa darah. Buah ini secara tradisional telah digunakan sebagai pengobatan diabetes.

"Studi klinis pada manusia terbaru menunjukkan hasil yang memuaskan," kata Kutner, dikutip Express.

Kutner mengatakan okra bisa ditambahkan dalam sup atau kari. Anda juga bisa memotong dan merendamnya semalaman lalu minum airnya pada pagi hari. Namun, jika Anda sedang minum obat diabetes, sebaiknya tidak mencobanya.

Okra juga populer di berbagai masakan termasuk Karibia, Kreol, Cajun, dan India. Meskipun secara teknis ini buah, okra sering muncul dan digunakan seperti sayur dalam masakan.

Berbagai penelitian telah mempertimbangkan efek okra pada kadar gula darah. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Phytotheraphy Research pada 2020 menguji coba penggunaan bubuk okra pada 60 pengidap diabetes tipe 2.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok diberi 10 gram bubuk okra dicampur menjadi 150 gr  yoghurt dan yang lain hanya diberi 150 gr yoghurt. Kedua kelompok makan ini dengan makan siang dan makan malam mereka setiap hari selama delapan pekan.

Studi menemukan konsumsi okra selama delapan pekan menghasilkan penurunan yang signifikan pada model penilaian homeostatis glukosa plasma. Penelitian tersebut menunjukkan konsumsi okra dapat meningkatkan profil lipid serta penanda glikemik di antara pasien diabetes tipe 2.

Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal yang sama pada 2022 membandingkan hasil dari dua kelompok yang terdiri dari 60 orang pengidap diabetes. Satu kelompok diberikan 1.000 mg kapsul okra secara oral setiap enam jam selama delapan pekan, sedangkan kelompok lain menerima kapsul plasebo dengan cara yang sama.

"Kadar fasting blood sugar (FBS) alias gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan hemoglobin A1C (HgA1c) menurun secara signifikan pada kelompok okra dibandingkan dengan kelompok lain," ungkap peneliti studi.

Studi juga menemukan suplemen buah okra utuh memiliki efek antihiperglikemik yang menjanjikan bagi pengidap diabetes melitus tipe 2. Pasien diabetes bisa mendapatkan manfaatnya sebagai terapi tambahan di samping mengonsumsi obat lain, menurut studi.hlt/okr

Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…