Plt Bupati Nganjuk Jamin Proyek Tol Kertosono-Kediri Tak Ganggu Hasil Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Foto: PDIP Jatim.
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Foto: PDIP Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memastikan bahwa Jalan Tol Kertosono-Kediri pada tahun ini tidak mempengaruhi produktivitas hasil pertanian Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur meskipun sebagian besar proyek jalan tol tersebut menggunakan lahan persawahan.

Jumlah lahan yang dibutuhkan Jalan Tol Kertosono-Kediri terhitung mencapai 2.149.363,36 m2, yang tersebar di Kabupaten Kediri dan Nganjuk. Di Kabupaten Nganjuk sendiri jumlah lahan yang dibebaskan kurang lebih mencapai 1.768.183,54 m2 yang tersebar di 16 desa di tiga kecamatan.

Menurut Marhaen, proyek strategis nasional Jalan Tol Kertosono-Kediri tersebut harus direalisasikan. Dengan demikian, tidak mungkin pembangunan Jalan Tol Kertosono-Kediri ditunda untuk melindungi area persawahan.

"Apalagi kebutuhan lahan untuk jalan tol itu memanjang, jadi kami kira tidak masalah dan lahan yang digunakan untuk jalan tol tidak mempengaruhi hasil pertanian Kabupaten Nganjuk," kata Marhaen Djumadi, Senin (20/2/2023).

Marhaen menerangkan, proses pembangunan Jalan Tol Kertosono-Kediri saat ini telah memasuki tahapan pembebasan lahan melalui appraisal antara pelaksana proyek jalan tol dengan warga pemilik lahan yang dibebaskan.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk pun meminta agar proses pembebasan lahan untuk jalan tol tersebut harus bisa memberi keuntungan bagi warga, bukan malah membuat warga mengalami kerugian terutama petani.

"Makanya, kami ikut memantau proses pembebasan lahan untuk jalan tol tersebut, agar masyarakat Nganjuk tidak justru dirugikan," ujarnya.

Ia mengakui bahwa pihaknya cukup berhati – hati mempertimbangkan sarana dan prasarana yang ada dalam proyek Jalan Tol Kertosono-Kediri. Ia memberi contoh jalan desa yang akan terdampak dari proyek jalan tol tersebut akan diperhatikan secara maksimal.

Selain itu,a saluran air di area persawahan dan sebagainya juga menjadi perhatiannya. Marhaen berkaca pada pengalaman di Jalan Tol Trans Jawa antara Kertosono-Wilangan dimana banyak saluran air yang terputus. Dampaknya air tidak bisa normal mengalir sehingga menimbulkan banjir dan sebagainya.

"Maka dari itu, untuk proyek Jalan Tol Kertosono-Kediri, kondisi seperti itu tidak boleh terjadi. Makanya kami akan perhatikan betul proses pembangunan jalan tol tersebut, agar tidak merugikan masyarakat Nganjuk," pungkasnya.

Untuk diketahui, Jalan Tol Kertosono-Kediri nantinya terhubung dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono yang sudah beroperasi sejak 2018 sehingga total panjang Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri yang mencapai 108,3 km.

Di samping itu, Jalan Tol Kertosono-Kediri juga dilengkapi dengan dua gerbang tol (GT), yakni GT Sugihwaras dan GT Kediri. ngj

Berita Terbaru

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, didampingi Dinas Sosial berkunjung ke Kecamatan Taman, untuk melihat secara langsung keberadaan warga …