Warga Nganjuk Digegerkan Fenomena Penemuan Sumber Minyak, Kades: Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan kemunculan cairan mirip minyak yang menyembur dari dalam tanah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ
Penampakan kemunculan cairan mirip minyak yang menyembur dari dalam tanah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Media sosial (Medsos) digegerkan adanya fenomena viral penemuan kemunculan sumber cairan mirip minyak yang menyembur dari dalam tanah, yang ternyata, sumber minyak tersebut bukanlah hal baru.

Meski warga di Kabupaten Nganjuk juga turut dihebohkan dengan kemunculan cairan mirip minyak tersebut. Namun, kemunculan sumber minyak itu sudah ada sejak zaman Belanda.

"Itu sudah lama memang masuk wilayah Desa Pule. Sudah ada sejak zaman Belanda kata orang-orang tua warga saya," jelas Kepala Desa Pule, Kecamatan Jatikalen, Luluk Mahfudhotin Zakaria, Minggu (26/10/2026).

Untuk lokasi kemunculan cairan yang disebut warga mirip solar itu berada sekitar 2 kilometer dari pemukiman warga dengan titik semburan berada di kawasan hutan milik Perhutani KPH Jombang, namun secara administratif masuk wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Ikut Nganjuk dan kawasan perhutani KPH Jombang," jelas Luluk.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kandungan dari sumber tersebut. "Insyaallah nant kita sampaikan ke dinas terkait untuk penelitian," tandas Luluk.

Diketahui sebelumnya, warga Kabupaten Nganjuk dihebohkan dengan kemunculan sumber diduga minyak yang muncul dari dalam tanah. Dalam video berdurasi 1 menit 43 detik, disebutkan lokasi kemunculan sumber diduga minyak tersebut berada di wilayah Jatikalen. Perekam video menyebut minyak yang keluar menyerupai solar.

Sementara itu, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso membenarkan lokasi sumber minyak dalam video di Nganjuk. Namun Henri belum bisa menjelaskan detail terkait kronologi munculnya sumber solar dari dalam tanah tersebut. "Iya betul itu di Nganjuk," ujar Henri. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…