Pemkot Mojokerto Gelar Diskusi Lintas Sektor Terkait Pengelolaan Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tepat pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Selasa (21), Pemkot Mojokerto melakukan diskusi lintas sektor terkait Pengelolaan sampah di Kota Mojokerto.

Forum diskusi yang berlangsung di ruang Pambojana, dikatakan lintas sektor sebab tidak hanya diikuti oleh jajaran Pemkot Mojokerto yang diwakili oleh Asisten Pemerintah dan Kesra, Bappedalitbang, BPKPD, DLH, Diskopukmperindag, DPUPR Perakim, dan Bagian Pemerintahan.

Melainkan juga turut hadir dari sektor perusahaan swasta asal Jepang, yaitu PT Panasonic Gobel Life Solutions Sales, PT Ajinomoto Indonesia, PT Yakult Indonesia Persada, dan PT Marubeni Indonesia, serta waste management start-up Rekosistem.

Kehadiran sejumlah perusahan asal Jepang yang ada di Mojokerto tersebut untuk menawarkan kerjasama dalam pengelolaan sampah di Kota Mojokerto. Targetnya, jumlah sampah yang berakhir di TPA Randegan dapat berkurang, sehingga memperpanjang fungsi pemakaian TPA tersebut.

"Saya melihat ini skema yang bagus, yang bisa dikolaborasikan, karena ini akan memberikan dampak yang luar biasa di dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup," ujar Sekretaris Daerah Gaguk Tri Prasetyo yang bertugas sebagai pemimpin forum ini.

Mekanisme kolaborasi pengelolaan sampah yang ditawarkan yaitu dimulai dengan edukasi pemilahan sampah kepada warga, kemudian pengumpulan sampah. Sampah jenis anorganik akan diangkut ke Waste Station untuk disortir kembali lebih detail oleh pihak Rekosistem. 

Hasilnya sortir sampah anorganik akan didistribusikan kepada perusahan recycling. Sementara sampah organik akan diangkut menuju TPA Randegan, bisa dimanfaatkan untuk kompos, budidaya maggot, dan lain-lain.

"Untuk warga yang telah melakukan pemilahan akan mendapat insentif senilai Rp 500/kg. Sedangkan warga yang mau mengantar sendiri sampah mereka ke Waste Station akan mendapat reward senilai Rp 800/kg" ujar Chief Operating Officer  Rekosistem Joshua Valentino dalam paparannya.

Selain adanya insentif, Rekosistem juga memfasilitasi penggunaan teknologi digitalisasi dalam mekanisme tersebut. Salah satunya agar data jumlah sampah tiap harinya dapat dipantau secara real time dan perhitungan kolektif jumlah yang terpilah, terdaur ulang dan tidak akan lebih mudah.

Perlu diketahui, pengelolaan sampah dengan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA menjadi sangat penting. Mengingat timbunan sampah yang makin bertambah setiap harinya dapat menimbulkan berbagai polusi, baik air, udara, dan tanah yang tentu akan merugikan warga dan makhluk hidup lainnya di sekitar lokasi TPA. Dwi

Berita Terbaru

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti penanganan darurat kebakaran dan evaluasi keselamatan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Banyuwangi telah…

Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman

Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman

Minggu, 27 Sep 2026 14:21 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti permasalahan sampah di Kota Batu tidak melulu berupa limbah fisik yang berserakan di jalanan mulai dari baliho dan…

Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Minggu, 27 Sep 2026 14:14 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna memenuhi kebutuhan petani, terutama menjelang masa tanam ketiga tahun ini, Kabupaten Ngawi mendapat tambahan alokasi pupuk…

Revitalisasi Kebun Satwa Mini, Pemkab Tulungagung Alokasikan Rp350 Juta

Revitalisasi Kebun Satwa Mini, Pemkab Tulungagung Alokasikan Rp350 Juta

Minggu, 27 Sep 2026 13:40 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebelum akhir tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bakal segara merevitalisasi kebun satwa mini yang ada di…