Hadiri Tahlil Akbar XI di Kendangsari, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Beri Penghormatan Pada Sesepuh Pendiri Kampung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan sambutan pada acara Tahlil Akbar XI di Kelurahan Kendangsari, Sabtu (4/3/2023).
Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan sambutan pada acara Tahlil Akbar XI di Kelurahan Kendangsari, Sabtu (4/3/2023).

i

SurabayaPagi, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri undangan Tahlil Akbar XI dan Pengajian Umum oleh KH Mas Yusuf Muhajir di Kelurahan Kendangsari, Sabtu (4/3/2023) malam.

Di hadapan ribuan tamu undangan, Eri Cahyadi menyapa warga Kendangsari, Surabaya. Agenda tersebut merupakan titik ketiga acara tahlil dan pengajian dalam kota yang telah ia kunjungi dalam semalam.

"Sebelum acara di Kendangsari ini, saya sudah dari Rangkah. Jadi ini sudah yang ketiga dan yang terakhir," ungkap Eri saat memberikan sambutan.

Eri Cahyadi merasakan nuansa kedamaian saat menghadiri acara ini, lantunan shalawat dan pengajian mengiringi kedatangan Eri Cahyadi di lokasi.

"Jika Surabaya terus menggaungkan shalawat, pengajian dan ahlussunnah wal jamaah, maka di Surabaya ini tidak ada orang miskin," tambahnya.

Sebagai bentuk penghormatan kepada sesepuh pendiri kampung, Eri Cahyadi mengapresiasi pelaksanaan tahlil akbar.

"Saya bangga jadi bagian dari kota surabaya yang selalu bisa berterimakasih kepada pendahulu-pendahulunya," ungkap Eri Cahyadi.

Ia mengaku mendapatkan pelajaran dari gurunya sejak lama. Jika ingin hidup enak, jangan pernah melupakan tokoh-tokoh pendiri Kota Surabaya. Ucapan terima kasih tersebut bisa dilakukan dalam bentuk haul tahlil akbar setiap tahun.

"Dulu saya diajari oleh guru saya, jika kamu ingin hidup enak, jangan lupa dengan yang dulu-dulu, orang yang menciptakan dan membangun Surabaya ini menjadi kota yang luar biasa. Karena jika kita berterimakasih, salah satunya ketika berdoa, karena haul ini adalah berterima kasih," tambahnya.

"Siapa manusia yang dapat berterimakasih dengan manusia yang lainnya itu adalah tandanya manusia yang dapat bersyukur kepada Gusti Allah. Jika kita bisa bersyukur, maka rahmat dari Gusti Allah juga akan turun ke Kota Surabaya," sambung Eri. 

Eri Cahyadi mengatakan, Kendangsari makmur bukan karena walikotanya, tetapi karena doa dan amalan-amalan dari para pendahulu.

"Semoga dengan mendoakan para sepuh dan kini sepuh di Kendangsari, Surabaya akan di berikan rukun, guyub, dan saling menghormati," sambungnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap masyarakat dapat meneruskan perjuangan para sesepuh dengan cara menjaga kota ini sehingga kelak dapat dinikmati oleh anak cucu dan menjadi kota yang penuh dengan orang-orang yang memiliki akhlakul kharimah.

"Jika sudah seperti ini, geng motor pasti hilang, yang hobinya mabuk pasti juga tidak akan ada," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Tahlil Akbar XI Kendangsari Muhammad Nasih menjelaskan, rangkaian kegiatan bertujuan mengirim doa kepada seluruh sesepuh di Desa kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Panitia sendiri merupakan Pengurus RW 04 Kendangsari berkolaborasi dengan sejumlah Badan Otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU). 

Hadir pada acara ini Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, camat, lurah, Danramil dan tokoh masyarakat. 

Nasih menambahkan, kegiatan ini digelar setiap menyambut datangnya bulan suci ramadan atau biasanya 1 sampai 2 minggu jelang ramadan. 

"Kita mendoakan para sesepuh, intinya kita tidak melupakan para pendahulu kita, ngalap barokah, dan memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya.

Panitia sengaja menghadirkan kiai kondang KH Mas Yusuf Muhajir dari Rembang, Jawa Tengah dan Wali Kota Eri Cahyadi.

Muhammad Nasih bersyukur karena wali kota dapat hadir dalam kesempatan ini. Eri merupakan wali kota pertama yang hadir dalam giat tahlil akbar ini.

"Dulu bu risma juga pernah kita undang tapi beliaunya belum sempat hadir saat itu," kata Nasih.

Lebih lanjut ia memaparkan rangkaian acara. Mulai dari pembacaan Al Quran, tahlil doa, lalu dilanjutkan dengan pembacaan arwahan hinga menjelang Isya dan berlanjut ke acara inti yaitu pengajian umum.

Kurang lebih jemaah yang hadir sebanyak 2000 orang dari Wilayah Kendangsari. Sebagian besar adalah warga RW 04. Mereka berbondong-bondong memadati acara Tahlil Akbar XI dan Pengajian Umum oleh KH Mas Yusuf Muhajir yang juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…