Rehabilitasi Pasar Sayur Magetan Butuh Dana Rp 240 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi Pasar Sayur di Magetan. Foto: Pemprov Jatim.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi Pasar Sayur di Magetan. Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengungkapkan bahwa rehabilitasi pasar sayur Kabupaten Magetan membutuhkan anggaran sebesar Rp 240 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan, Sucipto mengatakan, saat ini Pemkab Magetan mengupayakan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan rehab pasar sayur mengingat tinggi biaya rehabilitasi.

“Untuk membangun Pasar Sayur Magetan itu dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp240 miliar, maka kita pastikan berat untuk APBD. Kami sudah berkali kali koordinasi agar kami dibantu dari anggaran APBN,” kata Sucipto.

Selain itu, pihaknya juga berharap adanya investor yang bisa menyentuh pembangunan pasar lainnya di Kabupaten Magetan.

Minimnya anggaran pemerintah daerah, membuat Pemkab hanya akan melakukan rebab skala kecil terkait sarana dan prasarana untuk pasar pasar yang ada di Kabupaten Magetan.

Dari hasil pertemuan Pemkab dengan paguyuban pedagang pasar di Magetan, mayoritas mengusulkan adanya perbaikan sarana dan prasarana di 16 pasar se-Kabupaten Magetan.

Lebih lanjut, Sucipto menerangkan, Pasar Sayur Kabupaten Magetan memiliki jumlah kios sebanyak 2.400 lapak pedagang.

“Jumlah pedagang di pasar sayur magetan ada sekitar 2.400, karena anggarannya terbatas kami nanti akan prioritaskan pasar mana yang akan didahulukan. Tentunya yang besar besar dulu sementara yang kecil rehab rehab biar tidak bocor biar tidak becek yang penting bersih,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Pasar Sayur Kabupaten Magetan pernah mengalami kebakaran hebat pada Juli 2016 malam yang menghanguskan ribuan kios.

Besarnya anggaran untuk melakukan rehabilitasi Pasar Sayur membuat kondisi pasar sayur Magetan belum bisa tertangani dengan baik oleh Pemkab Magetan. mgt

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…