Musrenbang RKPD Kota Mojokerto Tahun 2024

Wali Kota Ning Ita Targetkan Zero Stunting dan Zero Kemiskinan Ekstrim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat membuka Musrenbang RKPD Kota Mojokerto tahun 2024
Walikota Ning Ita saat membuka Musrenbang RKPD Kota Mojokerto tahun 2024

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem dan angka stunting pada tahun 2024 di Kota Mojokerto mencapai nol persen.

Hal itu dikatakannya saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Mojokerto Tahun 2024 di Raden Wijaya Hotel and Convention Center Kota Mojokerto, Selasa (7/3) pagi.

"Sesuai arahan Menteri PANRB kita harus bertransformasi menuju Reformasi Birokrasi (RB) Berdampak yang berorientasi terhadap hasil dimana semuanya masuk dalam prioritas," terangnya.

Petinggi Pemkot ini mencontohkan, prioritas pertama Kota Mojokerto yakni bagaimana kota kecil dengan tiga kecamatan ini menuju zero stunting dan zero kemiskinan ekstrim sesuai goal yang harus dicapai dalam mereformasi birokrasi berdampak sesuai arahan Menpan RB.

"Kota Mojokerto berani pasang target meskipun secara teori itu tidak mungkin. Sebab stunting dan kemiskinan ekstrim itu tidak bisa nol, pasti ada angkanya entah berapapun itu. Namun kita berani pasang target karena kita punya upaya-upaya yang tepat sasaran dan bisa kita buktikan dalam 4 tahun ini," cetusnya.

Ning Ita membuktikan, berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) SSGI 2022 angka stunting Kota Mojokerto adalah 4,08 dan masih terendah di Jawa Timur. Hingga akhirnya kota berslogan 'Spirit of Majapahit' ini berhasil menyabet penghargaan Kota Terinovatif se Indonesia.

"Penghargaan bergengsi itu berhasil kita raih salah satunya karena inovasi program Segenggam Sampah Gawe Stunting (Gempa Genting) yang terbukti efektif dalam menangani stunting," ungkapnya.

Masih kata Ning Ita, capaian penghargaan IGA Award 2022 tersebut membuktikan bahwa kekuatan inovasi, sinergi dan gotong royong mampu membalikkan rangking Kota Mojokerto yang semula berada di peringkat 282, kini menjadi nomor satu se Indonesia.

"Kita bisa menyalip Kota Surabaya, itu berkat sinergitas bersama. Karena tidak hanya unsur pemerintah saja yang bergerak, tapi juga masyarakat, stakeholder serta peran serta media," tukasnya.

Terkait kemiskinan ekstrim, Wali Kota Ning Ita juga optimis tahun depan Kota Mojokerto bisa nol persen. Sebab berdasar rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mojokerto angka kemiskinan ekstrim hanya tinggal 1,1 persen atau sejumlah 1450 jiwa dan ekuivalen dengan 380 Kepala Keluarga saja.

"Kita akan terus berupaya menekan angka tersebut dengan program inkubasi wirausaha 4P. Sudah ada puluhan ribu warga yang eksis sebagai pelaku usaha dan pelaku UMKM mandiri. Hal tersebut mampu mengurangi tingkat ketergantungan ekonomi warga terhadap bantuan sosial yang sifatnya konsumtif semata," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya dalam laporannya mengatakan maksud dilaksanakannya Musrenbang RKPD Kota Mojokerto ini adalah untuk mensinkronisasikan rencana program dan kegiatan pbangunan dari masyarakat dengan prioritas pembangunan dan kebijakan pemerintah.

"Tujuannya untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan Kota Mojokerto dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Serta mengklarifikasi usulan yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemkot Mojokerto pada Musrenbang RKPD Kelurahan dan Kecamatan dan menyepakati tema prioritas pembangunan," jelasnya.

Terpisah, Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto, Agung MS mengatakan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tindak lanjut untuk membuat strategi dan program-program strategis dalam rangka mewujudkan RPD Kota Mojokerto tahun 2024-2026.

"Ini agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menjawab permasalahan mendesak di tahun 2024 sesuai dengan kebutuhan bukan berdasarkan keinginan," jelasnya.

Agung menambahkan, kegiatan pemberdayaan harus mampu membangkitkan partispasi masyarakat, menanggulangi kemiskinan, membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Bidang urusan strategis seperti pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur perkotaan juga perlu mendapat prioritas dengan tetap mengedepankan pemerataan dan pertumbuhan yang berkualitas melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan daya saing masyarakat Kota Mojokerto," pungkasnya.

Sekedar informasi, acara Musrenbang RKPD Kota Mojokerto tahun 2024 diikuti oleh 120 orang. Terdiri dari Forkopimda, DPRD Kota Mojokerto, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro, Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bappeda Kabupaten Sidoarjo, Bappeda Kabupaten Jombang, perangkat daerah di lingkungan Pemkot Mojokerto, Camat, Lurah, perwakilan unsur perusahaan, akademisi, pelaku usaha, ormas, organisasi wanita dan tokoh masyarakat di Kota Mojokerto. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Masih terus terpantau, saat ini kondisi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang menjadi fenomena bencana alam yang perlu…

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya, ternyata masih bisa memanfaatkan ruang seadanya untuk belajar dan budidaya hidroponik. Salah…

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, telah berkomitmen untuk mendongkrak sektor pariwisata dengan menghadirkan…

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna menciptakan sistem yang transparan, akuntabel dan minim celah kebocoran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur,…

Gercep Tangani Banjir, Pemkot Surabaya Tambah Infrastruktur Rumah Pompa di Titik Strategis

Gercep Tangani Banjir, Pemkot Surabaya Tambah Infrastruktur Rumah Pompa di Titik Strategis

Selasa, 05 Mei 2026 12:21 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya ampuh dalam menangani banjir yang terjadi di wilayah selatan Kota Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…

Cegah Kekerasan Anak, Pemkab Lamongan Bakal Cabut Izin ‘Daycare’ yang Langgar SOP

Cegah Kekerasan Anak, Pemkab Lamongan Bakal Cabut Izin ‘Daycare’ yang Langgar SOP

Selasa, 05 Mei 2026 12:14 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan pengasuhan, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mulai…