Ada Pungutan di Lembaga Pendidikan Sumenep, Aktivis Muda Angkat Bicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sukarman Aktivis dan Penggiat sosial tinggal di Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Sukarman Aktivis dan Penggiat sosial tinggal di Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Desas-desus ada pungutan liar di lembaga pendidikan Kab. Sumenep, menjadi bola panas dikalangan aktivis di Kab. Sumenep.

Sukarman, Aktivis Muda dan Penggiat sosial di Sumenep, angkat bicara, perihal adanya dugaan pungutan liar di lembaga pendidikan yang ada di Kab. Sumenep

Kepada Surabaya pagi, Sukarman mengatakan, persoalan pungutan liar di lembaga pendidikan  itu harus disikapi serius, karena program pemerintah telah menetapkan akan membantu masyarakat lemah terutama dalam dunia pendidikan.

"Jadi jika ada semacam pungutan liar di lembaga pendidikan, harus disikapi serius dan dilaporkan, agar lembaga tidak membuat kebijakan sendiri, dan bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat"

Oleh karena itu, kata dia, lembaga pendidikan yang mengadakan Program kegiatan Bimbingan khusus diluar sekolah dan memungut biaya itu dianggap pungli karena mewajibkan siswa untuk memberikan sumbangan, dan tentu hal itu memberatkan bagi wali siswa. Tegasnya

"Saya ada temuan di salah satu lembaga pendidikan, menggelar Bimsus bagi siswa kelas akhir di sekolah formal dengan mengambil waktu di kosong di luar sekolah dan memungut biaya"

 Dan saya sudah melakukan klarifikasi terhadap Kepseknya, hanya sampai saat ini belum ditanggapi, tapi saya tidak akan berhenti sampai disini, kita akan lakukan pendampingan agar tidak melebar ke sekolah lain.

"Saya sudah ingatkan Kepsek yang diduga telah melakukan pungutan liar di lembaga pendidikan, hanya sampai saat ini belum ditanggapi serius oleh yang bersangkutan"

Tidak hanya itu,  kegiatan yang juga melanggar prokes Covid 19 itu terjadi tahun pelajaran 2020 - 2021, yang sudah jelas- jelas  dilarang oleh pemerintah dan sekolah pada saat itu program Daring, tapi tidak dengan program Bimbingan khusus (Bimsus) tetap berjalan dengan tatap muka.

"Pelanggaran kegiatan Bimsus itu sengaja digelar dan dibuka langsung oleh Kepsek, dan itu jelas melanggar kebijakan pemerintah pusat, tapi kenapa dibiarkan oleh pemerintah daerah saat itu"

Ia juga mengatakan, dirinya Sebagai aktivis akan melakukan gelar materi audiensi dengan Kepsek untuk membuka ruang titik temu agar tidak ada persoalan, namun apapun bentuk Pelanggaran itu harus mendapatkan sanksi hukum, apalagi menyangkut kebijakan pemerintah pusat yang dilemahkan oleh pimpinan pendidikan sekolah di daerah.

"Saya ingin duduk bareng dengan Kepsek mengungkap persoalan yang diarahkan terhadapnya, namun sampai saat ini belum ada ketidakjelasan dengan Kepsek, dugaan sementara Kepsek itu menghindar, tapi tetap saya soal"

Selain itu juga Ia menyampaikan, Banyaknya dugaan penyalahgunaan anggaran di sekolah itu akan dibongkar oleh lembaga control sosial di Kab. Sumenep, bahkan pihaknya akan menggelar audiensi bersama dengan Kadisdik Kab. Sumenep, perihal temuan dan dugaan pungli tersebut. Pungkasnya

Sementara Kadisdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, belum bisa dimintai keterangan terkait adanya pungli di salah satu pendidikan di kab. Sumenep, sebab menurut informasi yang bersangkutan sedang menjalankan ibadah Umroh.

Kata salah satu stafnya, "Bapak, sedang menjalankan Ibadah Umroh, jadi datang lagi nanti Mas" pungkasnya. AR

Tag :

Berita Terbaru

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, tewas tenggelam di Sungai Kedung Galok, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten P…

Menang Lawan Tuan Rumah Persiba Balikpapan 0-1, Persela Puncaki Klasemen  Liga 2 Penggadaian  Championship

Menang Lawan Tuan Rumah Persiba Balikpapan 0-1, Persela Puncaki Klasemen Liga 2 Penggadaian Championship

Sabtu, 19 Sep 2026 21:42 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan berhasil membawa pulang poin penuh setelah menundukkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor tipis 0-1 dalam l…

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), dalam rangka m…

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Seorang nasabah PT Sinarmas Multifinance Cabang Madiun mengeluhkan BPKB kendaraan miliknya yang belum dapat diambil meski kewaj…

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…