Ledakan Petasan yang Tewaskan 4 Orang, Polisi Tetapkan 5 Tersangka, 1 DPO

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Lestariono
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si memberikan keterangan pers pada Selasa (14/3) siang. Orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini menerangkan bahwa sampai hari ini pihaknya telah memeriksa 21 orang terkait ledakan petasan di dusun Sadeng Desa Karangbendo Kec Ponggok Kab Blitar beberapa waktu lalu.

"Dengan kejadian ledakan petasan kita telah memeriksa 21 orang dari hasil gelar perkara ditemukan cukup bukti,  maka kita tetapkan 5 tersangka, untuk empat orang meninggal dunia (korban) dan satu orang lagi sebagai DPO, yang kini masih kita lakukan pengejaran," jelas AKBP Argowiyono.

Lebih jauh AKBP Argo panggilan akrabnya menyampaikan, untuk DPO diduga sebagai orang yang menyuruh melakukan dan mensuplai barang untuk petasan.

"Keempat orang ini terbukti membuat bahan petasan dan sudah menjadi bahan sehingga terjadi ledakan yang menimbulkan kerusakan dan luka luka termasuk 4 orang meninggal dunia," papar pamen polisi yang akrab dengan wartawan ini.

Atas peristiwa tersebut AKBP Argowiyono juga menjelaskan, dalam kejadian tersebut merupakan pelanggaran pasal 1 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 1951 undang undang darurat, untuk satu orang dinyatakan DPO, dan masih dilakukan pengejaran. 

Peran spesifik mereka masih didalami, yang jelas yang bersangkutan (DPO) meminta dan mensuplai pembuatan bahan petasan, betul warga Blitar juga, sesuai analisa awal ada permintaan pembuatan petasan untuk puasa, empat pelaku sekaligus korban telah meracik bahan petasan dalam dua pekan sebelum ledakan. 

"Kita masih menunggu satu pelaku ditangkap, apakah tahun tahun sebelumnya sudah meminta membuatkan petasan, karena yang empat sudah meninggal, tetap kita proses," pungkas AKBP Argowiyono.

Perlu diketahui peristiwa ledakan petasan dahsyat terjadi pada Minggu (19/2/2023) dapat dirasakan dari radius 10 Km dari TKP, peristiwa itu menyebabkan 4 orang meninggal dunia yang merupakan bapak dan 2 anaknya serta 1 kerabatnya.

Untuk korban luka sebanyak 23 orang, salah satunya balita berusia 4 bulan, 34 bangunan rumah di sekitarnya rusak berat. Les

Berita Terbaru

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat terkait pelaksanaan Work From Home (WFH) untuk menghemat BBM imbas perang antara…

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…