Ahli: Faktor yang Meningkatkan Risiko Strok Mata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ada beberapa tanda utama strok yang harus diwaspadai. Contohnya, wajah tidak simetris, bicara cadel, kelemahan di satu sisi tubuh.

Tapi, tahukah Anda bahwa kehilangan penglihatan alias strok mata bisa mengindikasikan risiko mengalami serangan strok yang lebih luas? Strok mata terjadi karena kurangnya aliran darah ke saraf optik Anda.

Setiap mata Anda memiliki saraf optik yang terhubung ke otak Anda. Fungsinya membawa informasi visual dari retina (cahaya area sensitif di bagian belakang mata yang membantu menangkap gambar dari apa yang Anda lihat) ke area korteks oksipital otak. Wilayah itu menafsirkan gambar menjadi apa yang kita kenali sebagai penglihatan.

"Orang dengan strok mata biasanya memiliki sedikit gejala," kata Penn Medicine di Philadelphia, Amerika Serikat, dilansir The Sun.

Kebanyakan orang akan memperhatikan kehilangan penglihatan di satu mata saat bangun di pagi hari, tetapi mereka tidak akan merasakan sakit. Anda dapat mengalami area gelap atau bayangan di bagian atas atau bawah bidang visual Anda.

Gejala lain yang mungkin Anda perhatikan adalah kepekaan terhadap cahaya. Anda mungkin kurang dapat melihat kontras.

Menurut Penn Medicine, seseorang lebih mungkin mengalami strok mata jika berusia paruh baya atau lanjut usia. Sedangkan hanya 10 persen orang yang terkena dampak berusia di bawah 45 tahun.

Berikutnya, memiliki penyakit kardiovaskular dapat meningkatkan risiko kondisi tersebut. Penn Medicine mengungkapkan pada beberapa pasien dengan penyakit kardiovaskular, tekanan darahnya turun drastis saat tidur.

“Tekanan darah rendah ini mengurangi sirkulasi melalui arteri tersebut, meningkatkan kemungkinan strok mata," ujar Penn Medicine.

Kemudian, bentuk cakram optik tertentu juga dapat berperan. Risiko mengalami strok mata lebih tinggi jika foramen optik Anda lebih kecil dari rata-rata-serabut saraf masuk ke mata melalui lubang ini saat berjalan ke otak dan menurunkan saraf optik. Foramen optik yang lebih kecil berarti saraf menjadi sesak meningkatkan risiko stroke mata, kata Penn Medicine.

Pusat medis akademik terkenal itu mengatakan foramen optik yang lebih kecil berarti saraf menjadi sesak, meningkatkan risiko strok mata.

"Meskipun hubungannya tidak dipahami dengan baik, orang yang memiliki penyakit kardiovaskular yang signifikan dan juga menggunakan obat viagra lebih berisiko terkena penyakit tersebut," kata Penn Medicine.

Sedangkan menurut Rumah Sakit Mata Moorfields di Dubai, Uni Emirat Arab, kondisi seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, glaukoma, diabetes, merokok, dan kelainan darah langka tertentu mungkin membuat strok mata lebih mungkin terjadi. Di sisi lain, stroke mat dalam bentuknya yang paling parah dapat menyebabkan kebutaan total pada mata.

Namun, dalam beberapa kasus, hanya ada penyumbatan sementara pada saraf optik. Penglihatan pun kembali normal dengan cepat.hlt/mta

Tag :

Berita Terbaru

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan langkah tegas untuk mengawal keberhasilan program Kampung Pancasila. Perangkat daerah…

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pengguna jalan umum Kelurahan/Kecamatan Garum Kabupaten Blitar di kejutkan suara benturan dua motor yang di kendarai pelajar,…

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus  melaksanakan kegiatan Police Goes To School sekaligu menjadi pembina upacara, kali ini di SDN Tulungrejo Kec. …