Anies, Negarawan atau Politisi Pragmatis, Wallahualam...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Raditya M Khadaffi
H. Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Anies Baswedan, nyapres 2024. Ia sudah mendeklarasikan diri barang NasDem. Anies pasti punya kalkulasi politik. Juga NasDem. Anies, sudah keliling negeri. Minggu lalu, menghampiri Jawa Timur. Termasuk kota Surabaya. Ini menurut saya suatu keberanian tersendiri. Maklum, ia bukan arek Surabaya. Tapi mengklaim kakeknya dulu tinggal di Ampel.

Ini adalah kecerdikannya mencari pendukung dangan isu primordial. Kakeknya pun dijual untuk urusan politik. Soal kebenarannya bisa dilacak. Hal pasti kampung Ampel dikenal kawasan pemukiman keturunan Arab-Yaman.

Ini bisa dijadikan senjata lawan politiknya bahwa Anies ini bukan asli pribumi Indonesia. Bisa jadi Anies tak lolos nyapres, karena syarat presiden "Indonesia Asli", karena Anies Baswedan keturunan Arab.

Bila syarat presiden masih ikuti Perubahan Ketiga pada tahun 2001, bahwa "Calon Presiden dan calon Wakil Presiden harus seorang warga negara Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain karena kehendaknya sendiri, tidak pernah mengkhianati negara, serta mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden".

Dengan rumusan ini Anies mesti siap siap menangkis lawan politiknya.

 

***

 

Saya meski bukan termasuk pengamat sosial ataupun pemerhati kehidupan sosial, tapi saya wartawan yang setiap hari bersentuhan dengan masalah- masalah sosial. Termasuk belajar  tentang karakter manusia secara umum. Maklum saya jurnalis yang ilmu sosialnya masih umum.

Anies adalah manusia diciptakan Tuhan. Ia pasti punya keunikan yang berbeda satu dengan gubernur lainnya.

Salah satunya, membuka keheningan politik jelang deklarasi akhir Maret 2023 ini.

Sebelum ini, Anies Baswedan menyebut ada Menko yang secara terang-terangan berbicara tentang perubahan konstitusi. Sindiran itu disampaikan Anies saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan KAHMI Jaya, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (16/3) malam.

"Saya rasa kualitas demokrasi kita itu tidak menurun. Tetapi orang-orang yang tidak komit pada demokrasi sekarang lebih berani untuk mengungkapkan pikirannya," kata Anies.

Maka, Anies mengajak semua pihak yang komit dengan Demokrasi untuk lebih lantang menyuarakan. Dia pun menyinggung ada sosok Menko yang justru bicara ingin mengubah konstitusi.

Saya catat Anies adalah seorang intelektual dan akademisi. Apakah mungkin seorang akademisi sekelas Anies, lempar itu tanpa sumber yang jelas.

Apalagi keintelektualannya  tidak dimiliki tiga gubernur lain di pulau Jawa. Cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan, ini pernah menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar. Selain pernah menjadi rekor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2007. Saat menjadi rektor Universitas Paramadina, usianya masih 38 tahun. Dan pada pemilihan umum presiden Indonesia 2014, ia ikut mencalonkan diri menjadi calon presiden lewat konvensi Partai Demokrat.

Catatan jurnalistik saya menyebut Anies tampak suka meningkatkan kepintarannya menjadi kecerdasan. Dari karir politiknya meski dia bukan politisi praktis, Anies suka belajar dari kehidupan.

Apa? Meski bukan kader Partai NasDem, dia dibidik Surya Paloh, jadi capres 2024. Kemudian sosok Anies "dijual" ke partai Demokrat dan PKS. Dan tidak ada penolakan.

Salah satu yang menonjol adalah kerendahan hatinya. Ia merangkul banyak politisi Partai Demokrat dan PKS . Ini yang menurut saya  tidak diajarkan di sekolah, tapi ditemui dalam kehidupan sehari-harian.

Ia tak ubahnya orang yang cerdik. Ini kelihatan dari perilakunya terhadap orang lain. Praktis Anies tak pernah tanggapi kritik dari politisi lain secara head to had .

Pengamatan saya, Anies punya ketajaman perhitungan politis hingga sampai ke detailnya.

Apakah Anies masuk tipikal sosok pemimpin yang negarawan atau politikus?. Sepintas, Anies kelihatan tipikal sosok pemimpin yang berkarakter negarawan. Dalam beberapa acara, Anies sering mengedepankan sifat mengayomi dan memikirkan masa depan bangsa.

Terkesan, ia seperti orang yang memiliki idealisme . Kadang  berpikir visioner merangkul banyak kekuatan. Pidato -pidatonya,  lebih meletakkan profesionalisme dan moral, bukan adu domba.

Apakah Anies masuk tipikal pemimpin negarawan yang akan meneruskan estafet kepemimpinan Jokowi? Walahualam. Atau Anies baru embrio pemimpin negarawan? Walahualam. Atau Anies akan menjadi sosok politisi yang pro politik identitas,karena tertelan oleh kuatnya geng tipikal politikus pragmatis? Walahualam. n [email protected]

Berita Terbaru

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), dalam rangka m…

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Seorang nasabah PT Sinarmas Multifinance Cabang Madiun mengeluhkan BPKB kendaraan miliknya yang belum dapat diambil meski kewaj…

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…