Memaksa Buang Air Kecil Berbahaya untuk Kandung Kemih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Banyak dari Anda memiliki kebiasaan untuk buang air kecil sebelum melakukan perjalanan panjang. Biasanya ini dilakukan untuk berjaga-jaga agar di perjalanan tidak repot mencari toilet. Sayangnya, kebiasaan tersebut ternyata berdampak pada kandung kemih.

Spesialis kesehatan pelvic dan fisioterapis Tiffany Sequeira memperingatkan agar tidak buang air kecil sebelum meninggalkan rumah jika belum waktunya. Dia mendesak orang-orang agar buang air kecil sampai pada waktunya.

 “Anda sebaiknya hanya menggunakan toilet saat perlu buang air kecil jika ingin menjaga kesehatan kandung kemih,” kata Tiffany dilansir Mirror.

Menurut dia, kebiasaan berjaga-jaga ini dapat membuat tekanan berbahaya pada kandung kemih yang kosong sebelum terisi dengan urine. Kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada kandung kemih, tetapi bisa berdampak pada otot dasar pelvis.

“Umumnya, saat kandung kemih terisi, regangan urine yang menekan dinding kandung kemih menciptakan sinyak ke otak untuk menghasilkan rangkaian dorongan yang menyebabkan Anda akan buang air kecil,” ujarnya.

Dia mengatakan, kebiasaan berjaga-jaga ini dapat menyebabkan disfungsi pada sinyal kandung kemih. "Seiring waktu kandung kemih Anda menjadi terbiasa untuk buang air kecil, urine pada kapasitas yang lebih rendah dari biasanya mengakibatkan kandung kemih lemah," ujarnya.hlt/kmh

Tag :

Berita Terbaru

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Bali - Adanya fasilitas air bersih yang layak dan memiliki akses mudah di suatu daerah, menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi demi…

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…

Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo 

Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo 

Selasa, 12 Mei 2026 15:16 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 15:16 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung baru saja merampungkan pemantauan intensif selama tiga hari di titik l…

Giliran Istri Maidi Dipanggil KPK Dalam Kasus Dugaan Korupsi Maidi  ‎

Giliran Istri Maidi Dipanggil KPK Dalam Kasus Dugaan Korupsi Maidi ‎

Selasa, 12 Mei 2026 15:13 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 15:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Yuni Setyawati, istri Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, sebagai saksi dalam pendalaman k…