APKLI DIharapkan Mampu Bangkitkan Perekonomian Kabupaten Nganjuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Foto: Pemkab Nganjuk.
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Foto: Pemkab Nganjuk.

i

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengharapkan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dapat menjadi bagian dari penopang ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan memberikan sumbangsih peningkatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, Pemkab Nganjuk berharap kepada semua pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Nganjuk untuk terus mewujudkan kesadaran membangkitkan sektor ekonomi.

Hal tersebut sesuai tema perbaikan ekonomi dan kebangkitan jiwa entrepreneurship pada pelaku usaha mikro. 

"Yang kami bangun di Kabupaten Nganjuk ini adalah mental sukses dan mental yang tangguh, dan itu bisa ikut diwujudkan APKLI Nganjuk," kata Marhaen Djumadi, Selasa (21/3/2023).

Dengan harapan tersebut, lanjut Marhaen, maka APKLI Nganjuk harus berani bermimpi untuk menuju kesuksesan. Pasalnya menurutnya, mimpi adalah cetak biru dari kenyataan.

Selain itu, ia berpesan bahwa dalam membangun usaha itu harus berani gagal. Sebab, kegagalan adalah sukses yang tertunda dan mental usaha harus dibangun dari mental gagal.

"Untuk itu, teruslah berusaha sampai sukses menjadi kenyataan, dan kami berharap kepada APKLI di Kabupaten Nganjuk untuk tetap eksis di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW APKLI Provinsi Jawa Timur Deky Sugeng Aptiawan menuturkan bahwa APKLI mempunyai harapan besar bagi Indonesia, terutama di bidang ekonomi untuk mensejahterakan rakyat.

Maka dari itu, APKLI mewajibkan untuk semua yang masuk menjadi anggota harus ber-NIB. Menurut Deky, NIB tersebut merupakan salah satu syarat seperti SIM untuk mengemudi.

Hal itu dimaksudkan agar PKL bisa melakukan produksi sendiri serta memiliki sertifikasi halal. Dengan tujuan agar pelaku usaha mikro kecil mempunyai kepastian hukum dan menghasilkan produk berkualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri.

"Makanya, kami bersama-sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk turut serta mendukung program APKLI," tutupnya. ngj

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…